Breaking News:

Bertemu Sandiaga Uno, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Sampaikan Hal ini

Pada kesempatan itu pula, pihaknya menyampaikan proposal terkait ekonomi kreatif dimana pihaknya berencana membangun wisata mangrove di pesisir pantai

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie saat berjumpa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno di Kantor Pusat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Selasa 15 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno di Kantor Pusat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta pada Selasa 15 Juni 2021 kemarin.

Pada Pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan sekaligus memaparkan berbagai potensi wisata serta event wisata yang ada di Kota Singkawang, seperti Cap Go Meh, Ramadhan Fair, Naik Dango, Christmas Day dan event lainnya.

"Kami juga menyampaikan 45 titik destinasi pariwisata Kota Singkawang, 30 destinasi sudah dikelola, masih 15 destinasi yang belum dikelola dengan baik," ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie kepada wartawan, Kamis 17 Juni 2021.

Pada kesempatan itu pula, pihaknya menyampaikan proposal terkait ekonomi kreatif dimana pihaknya berencana membangun wisata mangrove di pesisir pantai di Kelurahan Kuala hingga Kelurahan Setapuk dengan panjang sekitar 8 Kilometer persegi.

Dimana wisata mangrove yang ia rencanakan ini, akan memiliki berbagai fasilitas pendukung, seperti Sclupture atau tugu di pintu masuknya, dermaga sampan, gerbang kawasan, rumah pohon, gazebo, gardu pandang, serta jembatan penyebrangan.

Dapat Hibah Lahan Untuk Akses Jalan Bandara Singkawang, Pemkot Tunggu Sertifikat

Apabila pengajuan ini disetujui oleh Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, lanjut Wali Kota, maka pihaknya akan segera melakukan pembangunan.

Wali Kota berharap, dengan hadirnya wisata mangrove ini, dapat mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Barat untuk datang ke Kota Singkawang.

"Dan tentunya tetap pada aturan protokol kesehatan, dan disitu kami pastikan tidak akan membuat kerumunan, karena tempatnya luas," katanya.

Dengan rencana destinasi wisata mangrove ini pula, ia harapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, dimana masyarakat akan diberdayakan untuk mengelola parkir kendaraan, menyediakan makanan, menyediakan sampan hingga menjadi tour guide bagi pengunjung.

"Disitulah kami ingin munculkan UMKM untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," harapnya.

Proposal destinasi mangrove ini, ia harapkan, dapat segera disetujui sehingga dapat segera direalisasikan baik di awal tahun 2022 atau akhir tahun 2021.

"Kami berterimakasih kepada bapak Sandiaga Uno yang sudah menerima kehadiran kami dan sudah bersedia mendengarkan dan melihat presentasi tentang Kota Singkawang," ucapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved