Breaking News:

Pembangunan Infrastruktur Dasar Masih Jadi Keluhan Masyarakat

Sementara itu, Musliman yang juga sebagai Ketua BPD meminta bantuan mobil ambulance karena dirasa sangat perlu bagi masyarakat desa. Sementara itu Jam

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Tony Kurniadi menyerap aspirasi masyarakat pada masa reses di sejumlah desa di Kabupaten Sambas belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pembangunan infrastruktur dasar masih terus menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Sambas. Selain daripada memang bantuan-bantuan untuk pertanian hingga rumah ibadah juga diperlukan.

Hal ini diketahui saat satu diantara anggota DPRD Provinsi Kalbar, Tony Kurniadi menyerap aspirasi masyarakat pada masa reses di 10 desa.

Masyarakat Desa Sarang Burung Kolam, Hendri yang juga Kepala Dusun Matang Tangkit yang meminta bantuan jalan desa, mesin combaine, mesin panen padi untuk petani-petani, dan mesin pemadam kebakaran

"Disini sering terjadi kebakaran lahan dan hutan, serta bibit kelapa hybrida yang dimana bibit tersebut dimanfaatkan untuk mengisi lahan kosong yang ada sekitar 600 Ha," ujarnya.

Sementara itu, Musliman yang juga sebagai Ketua BPD meminta bantuan mobil ambulance karena dirasa sangat perlu bagi masyarakat desa. Sementara itu Jamani meminta bantuan pengadaan pupuk phonska untuk petani-petani yang ada di desa tersebut.

Ketika di Desa Bakau masyarakat meminta hal senada, satu diantaranya diutarakan Pak Manto sendiri yang meminta bantuan Penampungan Air Hujan (PAH) sebanyak empat buah agar tersedianya air bersih di desa tersebut.

Lalu Effendi Kepala Dusun Sadar Desa Bakau meminta bantuan penampungan air untuk menampung air dari sumur bor yang ada di area atau lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan pengairan di area atau lahan pertanian tersebut.

Percepatan Pembangunan di Sambas Perlu Dukungan Semua Unsur

Kemudian masyarakat Desa Teluk Pandan, dimulai oleh Rusli yang mengajukan bantuan jembatan dermaga penyeberangan, jalan desa menuju tempat kerja, tambang pasir, dan jembatan menuju perkebunan.

Lalu ditambahkan oleh Sutih meminta bantuan jalan desa, kemudian di lanjutkan oleh H. Darman yang juga sama meminta bantuan jalan desa yang menghubungkan Desa Teluk Pandan dengan Desa Galing kurang lebih sepanjang 17 Km.

Sementara itu di Desa Sungai Palah, seorang ibu-ibu Nadrah meminta bantuan alat-alat permainan edukasi untuk anak-anak didik PAUD Asakina.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved