Breaking News:

Sepekan Dibatalkan, Belum Ada CJH Yang Melakukan Penarikan Setoran Pelunasan BIPIH di Sekadau

Jemaah haji mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BIPIH secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kab/kota.

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sekadau, Chairuddin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Sepekan setelah keberangkatan lIbadah Haji tahun 2021 dibatalkan. Kementerian Agama Kabupaten Sekadau sebut belum ada calon jemaah haji yang melakukan penarikan setoran dana haji.

Hal itu disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sekadau, Chairuddin saat di temui Tribun Pontianak di kantor Kemenag Kabupaten Sekadau, Jumat 11 Juni 2021.

"Selama sepekan ini belum ada informasi tentang orang yang melakukan pembatalan haji. Memang ini sudah kita sikapi bahwa terkait aturan dari Kemenag RI, prosedur permohonan pengembalian setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah Haji (BIPIH) reguler 1442 H/2021 M sudah kita sampaikan kepada jemaah," kata Chairuddin.

Adapun tahapan yang dapat dilalui jemaah untuk melakukan permohonan pengembalian setoran pelunasan biaya perjalanan ibadah haji diantaranya,

Asistensi Dit Binmas Polda Kalbar di Polres Sekadau

Jemaah haji mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BIPIH secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kab/kota.

Petugas haji dan umrah melakukan verifikasi dan validasi dokumen permohonan jemaah haji, dan menginput data.

Kepala KanKemenag kabupaten/kota mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BIPIH kepada direktur pelayanan haji dalam negeri (Diryan DN).

Diryan DN melakukan konfirmasi surat permohonan pengembalian setoran pelunasan jemaah haji pada aplikasi siskohat.

Diryan DN atas nama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BIPIH kepada badan pengelola keuangan haji.

Petugas melakukan verifikasi pengajuan pengembalian setoran pelunasan BIPIH.
Petugas menerbitkan surat perintah membayar (SPM) sesuai nilai pembayaran ke bank penerima setoran (BPS) BIPIH.

BPS BIPIH menerima SPM dari BPKH, melakukan transfer dana pengembalian setoran ke rekening jemaah haji dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian pada aplikasi siskohat.

Chairuddin memaparkan, jika dana tersebut ditarik oleh jemaah. Maka ketika akan mendaftarkan diri kembali sebagai calon jemaah haji, jemaah harus mengikuti tahapan pendaftaran seperti semula.

Dirinya berharap dengan dibatalkannya keberangkatan jemaah haji Republika Republik Indonesia tahun 2021 dapat diterima dengan ikhlas dan sabar oleh CJH. Diharapkan pula para jamaah haji agar tidak mudah percaya pada berita hoax yang ada.

"Pada dasarnya kami juga meminta maaf, padahal semua ingin menjalankan ibadah haji tersebut, tapi Allah berkata lain, kita berharap jamaah bisa bersabar, menahan diri dan jangan terprovokasi oleh berita-berita yang tidak jelas. Jaga kesehatan, tentang penarikan tersebut kita ingin ada keterbukaan di masyarakat," tandasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved