Breaking News:

Tera Tidak Sesuai, Bupati Tutup Sementara Pelayanannya SPBU Milik Pemda Kapuas Hulu

Saya meminta kepada petugas metrologi legal untuk mengawasi semua SPBU di Kabupaten Kapuas Hulu, jangan sampai hal ini terjadi lagi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Kabag Ekonomi dan Pembangun Setda Kapuas Hulu saat melakukan investigasi mendadak ke SPBU miliknya BUMD Pemerintah Kapuas Hulu, di Jalan Lintas Selatan, Kedamin Kecamatan Putussibau Selatan, Kamis 10 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan menegaskan untuk sementara waktu SPBU Kedamin miliknya BUMD Kapuas Hulu akan ditutup, dalam upaya membenahi persoalan tera SPBU tidak sesuai yakni minus dari 200 hingga 500an.

"Setelah menerima laporan dilapangan untuk sementara waktu SPBU Kedamin kita tutup, saya tidak ingin hal ini terlalu larut, terlebih lagi SPBU Kedamin itu yang menjadi pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di Putussibau. Banyak dampak kerugian negara maupun bagi masyarakat," ujarnya, Kamis 10 Juni 2021.

Fransiskus Diaan meminta, agar bagian ekonomi dan pembangunan, serta Seksi Promosi dan Metrologi Legal, Dinas Koprasi UKM dan Perdagangan lebih memperketat pengawasan dan melakukan penegasan sesuai aturan untuk semua SPBU.

"Saya meminta kepada petugas metrologi legal untuk mengawasi semua SPBU di Kabupaten Kapuas Hulu, jangan sampai hal ini terjadi lagi," ungkapnya.

Bupati, Kapolres dan Dandim Ingatkan Masyarakat Kapuas Hulu Taati Prokes

Kabag Ekonomi dan Pembangun Setda Kapuas Hulu, Serli menyatakan investigasi mendadak yang dilaksanakan pihaknya tersebut dilaksanakan untuk menjalankan fungsi yang membawahi BUMD di Kapuas Hulu. "Salah satu BUMD tersebut adalah PT. UKM yang membawahi SPBU di Kedamin," ujarnya.

Berdasarkan ada aduan masyarakat tentang SPBU Kedamin ini, jelas Serli kalau pihaknya lakukan investigasi mendadak bersama Pengawas Badan Metrologi Legal dibawah naungan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu. "Secara teknis akan disampaikan ke Bupati Kapuas Hulu, tapi yang perlu diperhatikan juga kehadiran SPBU ini membantu memenuhi kebutuhan BBM warga kota Putussibau," ungkapnya.

Sementara itu Manager SPBU Kedamin Naungan PT.UKM, Yudi menyambut baik kegiatan pengawasan dari Pemda Kapuas Hulu, lewat Bagian Ekonomi dan Pembangunan. Ia menilai hal tersebut untuk membuat pelayanan lebih baik ke masyarakat. "Kami menyambut baik hal ini, agar kami bisa layani masyarakat dengan lebih baik," ujarnya.

Teknis Penera UPT. Pengelola Pasar Daerah dan Layanan Metrologi Legal, Medanus juga menambahkan, dari kegiatan sidak ketika dilakukan pengukuran dengan bejana ukur standar kapasitas 20 liter, didapati penyerahan untuk 20 liter minus dibawah 200 ml hingga 500 ml.

"Pengukuran mencakup empat jenis bbm, solar, premium, pertalite dan dexlite. minus tertinggi ada di BBM jenis premium. Bahkan pihaknya membawa 2 unit bejana ukur standar sebagai pembanding," ucapnya.

Dijelaskannya, kalau mengikuti peraturan yg berlaku batas kesalahan yang di izinkan +/- 100 ml / 20 l. Biasanya kami setting diangka -10 ml/20 l, utk mengantisipasi losis.

"Kami sebelumnya sudah pernah melakukan tera ulang bulan september tahun 2020 dan memberi peringatan, supaya tidak berlaku curang dalam bentuk apapun, Ini ada surat pernyataannya, dan ditanda tangani manajer SPBU," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved