Breaking News:

Sepanjang Januari-Juni, 17 Warga Kecamatan Dedai Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

korban meninggal akibat terjangkit virus covid19, rata-rata pasien yang meninggal terpapar virus covid-19 lansia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Anggota Polsek Dedai, mengawal proses pemakaman pasien Covid-19, pada Rabu malam. Meski kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sintang, mengalami penurunan, namun angka jumlah kasus meninggal terus bertambah. Sepanjang bulan Januari sampai dengan Juni 2021, sudah 17 warga Kecamatan Dedai, meninggal dunia terpapar corona. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anggota Polsek Dedai, mengawal proses pemakaman pasien Covid-19, pada Rabu malam. Meski kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sintang, mengalami penurunan, namun angka jumlah kasus meninggal terus bertambah. Sepanjang bulan Januari sampai dengan Juni 2021, sudah 17 warga Kecamatan Dedai, meninggal dunia terpapar corona.

"Sampai kemarin, Kecamatan Dedai masih terdapat korban meninggal akibat terjangkit virus covid19, rata-rata pasien yang meninggal terpapar virus covid-19 lansia," Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernad Musak, melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto, Kamis 10 Juni 2021.

Pasien yang meninggal akibat covid-19 Kecamatan Dedai yang berumur 64 tahun. Sebelum dinyatakan meninggal dunia hari Rabu kemarin, pasien sempat mengalami sesak nafas dan dilakukan swab antigen oleh petugas puskesmas Dedai tanggal 8 Juni 2021 dan dinyatakan positif covid19 kemudian dirujuk ke RSUD Ade M. Djoen Sintang.

Setelah dilakukan perawatan selama satu hari di RSUD Ade M. Djoen Sintang, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia pada hari Rabu tanggal 9 Juni 2021 sekitar pukul 14.05 Wib.

Puluhan Penduduk Dusun di Kabupaten Sintang Terpapar COVID, Warga Damba Bantuan Masker dan Vitamin

Pemulangan jenazah covid dikawal oleh anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sintang dan anggota Polsek Dedai menuju ke tempat pemakaman.

Jenazah pasien covid-19 dibawa dari Rumah Sakit Sintang dengan menggunakan mobil jenazah dengan pengawalan dari Anggota Sat Lantas Polres Sintang dan anggota Polsek Dedai jam 17.30 Wib menuju ke pemakaman umum Kecamatan Dedai.

Setelah sampai di pemakaman, jenazah pasien covid19 dimakamkan oleh Petugas dari satgas covid dengan menggunakan standar protokol pemakaman covid-19, petugas yang memakamkan jenazah menggunakan APD lengkap pada pelaksanaannya.

Menurur Hariyanto, jumlah warga Kecamatan Dedai korban meninggal positif covid19 yang awalnya 17 orang bertambah menjadi 18 orang, jumlah tersebut terhitung mulai dari bulan Januari hingga bulan Juni 2021.

"Dari data 18 orang yang meninggal tersebut tercatat ada 17 orang warga dengan alamat asli dari Kecamatan Dedai, dan 1 orang warga dari Kabupaten Melawi namun dikebumikan di Kecamatan Dedai," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved