Breaking News:

Polda Kalbar Ungkap Kasus Penggelapan Mobil, Para Korban Ucapkan Terimakasih

Ada dua wanita yang berperan sebagai dalang kasus penggelapan mobil di Kalbar yang berperan sebagai pemilik modal

Editor: Jamadin
Dok. Humas Polda Kalbar
Satu di antara korban penggelapan mobil yang berhasil diungkap Polda Kalbar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Rabu 9 Juli 2021 Polda Kalbar gelar Press Conference Sindikat kasus Penggelapan mobil di Polda Kalbar yang rugikan korban hingga Rp3 milliar.

Pelaku berjumlah delapan orang, tiga diantaranya adalah wanita.

Ada dua wanita yang berperan sebagai dalang kasus penggelapan mobil di Kalbar yang berperan sebagai pemilik modal dan mencari serta meyakinkan calon pembeli.

Sementara itu ada dua orang korban penggelapan mobil yang bersedia memberi keterangan melalui video call karena tidak bisa hadir langsung dalam acara Press Conference yang digelar di Polda Kalbar.

10 Tersangka kasus penggelapan mobil dan curanmor ditangkap Jajaran Polda Kalbar, Rabu 9 Juni 2021
10 Tersangka kasus penggelapan mobil dan curanmor ditangkap Jajaran Polda Kalbar, Rabu 9 Juni 2021

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dit Reskrimum Polda Kalbar, bahwa proses begitu cepat ditangani dan tidak dipungut biaya maupun dipersulit, ada kendala segera lapor ke Polda Kalbar jangan takut tidak dipungut biaya apapun. Bagi pemilik mobil yang sudah ditemukan bisa pinjam pakai dengan membawa surat-surat lengkap datang ke polda dan bisa mencari rejeki melalui mobil tersebut,” kata Hadi Iskandar selaku korban melalui unggahan video.

Ini penjelasan Darma Saputra melalui video call “Saya sebagai korban mengucapkan banyak terima kasih kepada Polda Kalbar khususnya Dit Reskrimum dalam menindak lanjuti proses pencarian mobil, tidak ada biaya yang dikeluarkan selama melapor sampai mobil didapat dan saya berharap agar Polda Kalbar memberantas habis pelaku Penggelapan mobil di Kalbar ini”.

Melalui penjelasan ini diharapkan masyarakat tidak perlu ragu untuk mengadukan dan melaporkan kepada aparat kepolisian bila menjadi korban kejahatan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved