Breaking News:

Kisah Perjuangan Babinsa Wardiono Menuju ke Desa Binaan

Tidak cukup jika hanya memonitoring lewat Handphone, apalagi mengingat lokasi di desa itu kurang sinyal

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Koptu Wardiono adalah Babinsa Koramil 1201-11/Ngabang harus melalui jalan yang berkondisi kurang baik menuju desa binaan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Koptu Wardiono adalah Babinsa Koramil 1201-11/Ngabang jajaran Kodim 1201 Mempawah ini yang kesehariannya lebih banyak menghabiskan waktu di desa binaannya.

Saat di Konfirmasi Oleh Tim Pendim 1201 Mempawah pada, Kamis 10 Juni 2021, Koptu Wardiono menceritakan perjalanan yang tidak mudah untuk menuju ke desa tersebut yang butuh Perjuangan menerjang lumpur untuk menuju ke Desa Amang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

“Tidaklah mudah untuk mencapai desa tersebut, akan tetapi demi mengemban tugas sebagai abdi negara, tetap harus dilakukan dengan tulus dan ikhlas, meskipun jalan berlumpur dilalui tetap semangat," ujarnya.

Dikatakannya, demi mengoptimalkan komunikasi sosial (Komsos) Satuan Komando Kewilayahan terhadap komponen masyarakat, Babinsa harus selalu memonitor kegiatan masyarakat di desa binaannya.

Babinsa Koramil 1201-04 Sungai Kunyit Serahkan Tali Asih pada Warga Tidak Mampu

“Monitoring wilayah itu perlu dilakukan terus menerus. Tidak cukup jika hanya memonitoring lewat Handphone, apalagi mengingat lokasi di desa itu kurang sinyal,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat, Alek mengatakan, Wardiono adalah seorang Babinsa yang senang bergaul dan ringan tangan dalam membantu serta humanis juga selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

"Dengan adanya Babinsa yang sering ke desa, akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi kami masyarakat yang ada disini, sehingga terjalin hubungan yang harmonis," ungkap Alek. (*)

(Simak berita terbaru dari Landak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved