Breaking News:

Kadisdukcapil Kayong Utara Sebut Bahaya Unggah Dokumen Kependudukan di Medsos

"Karena akan mudah disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan atau kejahatan lainnya. Karena data tersebut bisa ot

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Adelbertus Cahyono
Kepala Dinas Kominfo Kayong Utara, Aslinda. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kayong Utara, Aslinda mengimbau warga agar tidak mengunggah dokumen kependudukannya di media sosial.

Baik Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), maupun dokumen identitas diri lain sebaiknya tidak disebar di jejaring sosial.

Pasalnya, kata Aslinda, hal ini sangat berbahaya.

"Karena akan mudah disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan atau kejahatan lainnya. Karena data tersebut bisa otomatis muncul di mesin pencarian," kata Aslinda, Kamis 10 Juni 2021.

Rencana Belajar Tatap Muka, Disdik Kayong Utara Masih Tunggu Edaran Resmi Kemendikbud

Aslinda menerangkan, penyebaran data kependudukan di media sosial tentu saja dapat merugikan warga itu sendiri.

Sebab, dikhawatirkan identitas kependudukan ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk kemudian diperjualbelikan.

"Nantinya kita sendiri yang akan dirugikan, karena data kita bisa di manfaatkan oleh pihak-pihak atau oknum yang tidak bertanggungjawab untuk keuntungan pribadi atau kelompok," jelas Aslinda. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved