Breaking News:

Dewan Ikhlaskan Pemotongan Anggaran Untuk Covid-19

Secara pribadi, Sy Amin pun tak mempermasalahkan karena covid 19 dinilainya masih menjadi momok menakutkan.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad . IST 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memasuki tahun kedua pandemi covid 19 di Indonesia, dampaknya masih terus terasa walau sedikit banyak telah tertangani.

Satu diantara dampak nyata ialah pemotongan anggaran untuk pembangunan disuatu daerah. Tidak hanya itu, pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi memangkas anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) di tahun ini untuk covid 19.

Hal ini sejalan dengan dirilisnya surat Menteri Keuangan dengan nomor S-408/MK.02/2021 tentang penghematan belanja K/L Tahun Anggaran (TA) 2021 yang diterbitkan pada 18 Mei 2021.

Untuk di Kalbar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad mengatakan pemotongan APBD untuk 2021 mencapai 8 persen.

Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Veteran Kalbar : Disiplin Prokes Bentuk Perjuangan Cinta Tanah Air

Hal itu pun berdampak pula untuk kegiatan dari kesekreteriatan DPRD Provinsi Kalbar. Walaupun diakuinya gaji dan tunjangan dewan masih normal seperti umumnya.

"Kemarin kita penyempurnaan APBD di 2021 ada pemotongan sekitar 8 persen, untuk covid 19 dan memang intruksi dari pusat, yakni Menteri Keuangan, dan untuk dewan di kesekreteriatan ada pemotongan Rp.9-10 M," katanya, Kamis 10 Juni 2021.

"Tentu hal ini juga berdampak seperti ASN, hal-hal yang tidak urgent dipotong oleh Pemprov. Untuk dewan gaji dan tunjangan aman, tidak ada masalah, hanya berdampak ke sekreteriat, seperti misalnya ada AC rusak, ya tidak bisa diganti," tambahnya.

Politisi NasDem ini melanjutkan, pemotongan tersebut memang dilakukan karena sesuai dengan intruksi dari pemerintah.

Secara pribadi, Sy Amin pun tak mempermasalahkan karena covid 19 dinilainya masih menjadi momok menakutkan.

"Masalah dana dipotong, karena intruksi pusat ya harus dipotong, namun saya secara pribadi, setuju karena untuk penanganan covid dan menjadi momok menakutkan bagi kita," ujar Sy Amin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved