Breaking News:

Tim Gabungan Kembali Amankan PETI di Sekadau Hulu dan Nanga Taman

Sementara saat melakukan penyisiran lokasi hingga ke Kempait, tim gabungan juga menemukan satu unit dompeng yang juga ditinggal oleh pemiliknya.

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penertiban Peti di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu dan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar. Istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pihak keamanan kembali tertibkan lokasi yang diduga terdapat aktivitas PETI di perbatasan antara Desa Meragun Kec. Nanga Taman dengan Desa Nanga Biaban Kec. Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau, Kalbar. Tepatnya di Kempait, sungai Keboik Kampung Gang.

Penertiban itu dilakukan pada Selasa, 8 Juni 2021 sekitar pukul 11:00 WIB oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sekadau Hulu, Polsek Nanga Taman dan Koramil 17 Nanga Taman.

Serta dipimpin langsung oleh Kapolsek Nanga Taman, Ipda Triyono dan Kapolsek Sekadau Hulu Ipda Sudarsono, serta Danramil 17 Nanga Taman Lettu Sapto Wiyono.

Pada penertiban itu, Kapolsek Nanga Taman, Ipda Triyono menuturkan di lokasi Keboik, tim gabungan berhasil menemukan dua unit mesin Dompeng dan papan kiyan yang ditinggalkan pemiliknya.

Polres Sekadau dan BPJS Gelar Sosialisasi Program JKN-KIS

Sementara saat melakukan penyisiran lokasi hingga ke Kempait, tim gabungan juga menemukan satu unit dompeng yang juga ditinggal oleh pemiliknya.

"Kita akan terus melakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat setempat, tentunya juga dengan Forkopimka terkait permasalahan ini," kata Kapolsek.

Diduga akibat adanya kegiatan penambangan Peti tersebut yang mengakibatkan pencemaran sungai Menterap yang hingga saat ini masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. (*)

(Simak berita terbaru dari Sekadau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved