Breaking News:

Pendistribusian Vaksinasi Covid-19 di Kubu Raya Terkendala Pada Sasaran Prioritas Lansia

Kemudian pada tahap kedua yang hingga saat inipun masih terus dilakukan, juga telah terealisasi dengan persentase 40,48 persen dari jumlah sasaran 32.

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Muzammilul Abrori
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan menyatakan bahwa dalam pendistribusian vaksinasi Covid-19 diwilayahnya masih terus berlangsung.

Hanya saja, dalam pemberian itu kata Marijan hingga kini masih terkendala pada pendistibusian vaksinasi terhadap penerima prioritas lansia.

Ia menerangkan, mulai dari tahap pertama yang diprioritas bagi tenaga kesehatan, pihaknya telah menyelesaikan pemberian suntikkan vaksin Sinovac dengan persentase 112,28 persen dari jumlah sasaran 1.726 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Kubu Raya.

Kemudian pada tahap kedua yang hingga saat inipun masih terus dilakukan, juga telah terealisasi dengan persentase 40,48 persen dari jumlah sasaran 32.936 pelayan publik.

Namun, pada target pendistibusian vaksinasi terhadap penerima prioritas lansia baru terealisasi sebesar 0,70 persen dari jumlah sasaran sebanyak 43.659.

Masyarakat Kubu Raya yang Bersedia Antar Lansia Lakukan Vaksinasi Covid-19 Juga Akan Divaksinasi

Untuk itupula, disampaikan Marijan pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi dan koordianasi bersama tokoh-tokoh masyarakat dimasing-masing wilayah, untuk dapat bersama bahu-membahu dalam mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

"Untuk di Kabupaten Kubu Raya sendiri lancar aja ya, cuman kita terus menyusun strategi kedepan. Karena saat ini kita kesulitan pada penerima prioritas lansia," ungkap Marijan kepada Tribun, pada Selasa 8 Juni 2021.

Kemudian, terkait masih adanya masyarakat yang setelah dilakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19 masih bisa terkena dan positif Covid, terang dia bahwa yang pastinya vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan penularan covid-19.

Bukan semata-semata apabila telah dilakukan penyuntikan vaksinasi masyarakat tidak akan terpapar virus.

"Vaksinasi merupakan pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan imunitas (antibodi) sistem imun di dalam tubuh. Jadi dengan melakukan vaksin bisa mengurangi 65% gejala jika terpapar covid-19," sampainya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved