Breaking News:

Hadiri Penilaian Kabupaten Layak Anak, Ini Penegasan Bupati Paolus Hadi

Dalam sambutannya, Bupati Paolus Hadi menyampaikan bahwa Kabupaten Sanggau pernah mendapatkan apresiasi dari KPPAD Kalimantan Barat dalam hal komitmen

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat menghadiri verifikasi lapangan hybrid evaluasi KLA tahun 2011 yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual di Aula Kantor Bupati Sanggau, Rabu 9 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau Paolus Hadi menghadiri verifikasi lapangan hybrid evaluasi KLA tahun 2011 yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Sanggau, Rabu 9 Juni 2021.

Bupati juga didampingi Ketua tim Gugus tugas pengembangan Kabupaten Sanggau menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sanggau Yulia Theresia, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AKB) Kabupaten Sanggau, Aloysius Yanto, beserta seluruh anggota gugus tugas KLA Kabupaten Sanggau.

Dalam sambutannya, Bupati Paolus Hadi menyampaikan bahwa Kabupaten Sanggau pernah mendapatkan apresiasi dari KPPAD Kalimantan Barat dalam hal komitmen Pemerintah Daerah dalam memenuhi hak atas anak.

Lanjutnya, Pemkab Sanggau pun berkomitmen mewujudkan KLA. Untuk itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu terus mendorong semua pihak terlibat secara konsisten dalam memenuhi hak anak, tidak bisa hanya Pemerintah Daerah.

Ditlantaskim Kemenkumham RI Kunjungi Imigrasi Sanggau, Ini yang Disampaikan

"Saya bangga karena hari ini semua stakeholder bisa hadir memberikan data yang dibutuhkan. dan ini bukti bahwa keterlibatan semua pihak sudah berjalan baik, Terimakasih kepada seluruh tim dan anggota gugus tugas KLA Kabupaten Sanggau,"katanya.

PH sapaan akrabnya menambahkan, Anak membutuhkan hak dan kebebasan yang sama dengan orang dewasa. Oleh karena itu, sebagai Pemerintah, Hak-hak anak harus diperhatikan karena semuanya sudah diatur berlandaskan Undang-undang.

"Angka penting, tapi yang jauh lebih penting adalah fakta di lapangan bagaimana hak-hak anak itu terpenuhi. Tapi angka adalah tolak ukur kita untuk melihat apa yang sudah kita lakukan untuk masa depan anak-anak kita,"tegasnya.

Sementara itu, Ketua tim Gugus tugas pengembangan Kabupaten Sanggau menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) yang juga Kepala BAPPEDA Kabupaten Sanggau Yulia Theresia menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sudah berupaya mewujudkan KLA.

Upaya tersebut sudah direalisasikan dalam berbagai kebijakan, Baik berupa peraturan maupun kebijakan anggaran dan layanan lainnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sanggau)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved