Breaking News:

Ditreskrimum Polda Kalbar Ungkap Sindikat Penggelapan Mobil Rental, Polisi Imbau Korban Lapor

Dikatakan Luthfi, sebelumnya kepolisian menerima sejumlah laporan dari sejumlah warga yang memiliki usaha rental mobil dan motor.

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Luthfie Sulistiawan Saat konferensi pers di Polda Kalbar terkait pengungkapan sejumlah kasus penggelapan mobil rental di Kalbar, Rabu 9 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar mengungkap sejumlah kasus penggelapan kendaraan bermotor di Kalimantan Barat dengan estimasi total kerugian milyaran rupiah.

Saat ini, 2 unit Kendaraan Roda 4 dan 12 unit kendaraan roda 2 sudah berhasil diamankan oleh kepolisian, Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang tersangka penggelapan berhasil diamankan oleh Polda Kalbar Yang masing - masing berinisial NA, VS, FA dimana ketiganya merupakan wanita, Kemudian ES, TN, HB, HS, dan RH.

NA bekerja sendiri, kemudian, VS, TN dan FA merupakan satu kelompok.

Selain itu, terdapat pula sejumlah orang yang masih dalam pencarian oleh kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Luthfie Sulistiawan pada konferensi pers di Mapolda Kalbar, Rabu 9 Juni 2021 menyampaikan, tersangka dan barang bukti yang diamankan tersebut merupakan pengungkapan kasus pada tanggal 1 hingga 5 Juni 2021.

Dikatakan Luthfi, sebelumnya kepolisian menerima sejumlah laporan dari sejumlah warga yang memiliki usaha rental mobil dan motor.

Setelah Dilakukan Pembinaan Karena Sering Mabuk, Pria Ini Dikembalikan Polisi Kepada Pihak Keluarga

Berdasarkan laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan para tersangka.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, terkuak modus para tersangka yakni dengan menyewa kendaraan dari dengan menggunakan identitas palsu dari rental kemudian menjual kembali dengan harga jauh dibawah standar.

Kombespol Luthfi mengungkapkan, dari seluruh jajaran Polda Kalbar, terdapat 196 laporan kasus atas kejahatan serupa, dengan tersangka mencapai 161 orang.

",Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, dan ini juga menjadi kewajiban kami untuk mengumpulkan rekan - rekan dalam asosiasi rental agar dapat menghindari kejahatan dengan modus seperti ini, karena kebanyakan modusnya mencari rental yang lepas kunci,"ujarnya.

Kepada masyarakat ataupun pengusaha rental mobil yang merasa menjadi korban kejahatan serupa, Kombepol Luthfi menghimbau agar segera melapor ke Polisi khususnya direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Luthfie Sulistiawan Saat konferensi pers di Polda Kalbar terkait pengungkapan sejumlah kasus penggelapan mobil rental di Kalbar, Rabu 9 Juni 2021.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Luthfie Sulistiawan Saat konferensi pers di Polda Kalbar terkait pengungkapan sejumlah kasus penggelapan mobil rental di Kalbar, Rabu 9 Juni 2021. (TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO)

"Silahkan dicek, barangkali ada yang memiliki kendaraan ini, datang saja dengan membawa dokumen kepemilikan resmi, karena memang ini masih dalam proses persidangan, dan juga kita bisa lakukan pinjam pakai, tanpa biaya sama sekali, dengan ketentuan tentu tidak boleh dijual, dan harus sanggup menghadirkan saat persidangan,"tuturnya.

Selain itu, ia pun berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli kendaraan bermotor, tidak tergiur harga murah namun tidak dilengkapi dengan surat resmi. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved