Breaking News:

Direktur Dayatif Sebut Tiga Kelurahan di Pontianak Akan Jadil Pilot Project Bersinar

Ia mengatakan, bahwa program kelurahan bersih dari narkoba (Bersinar) ini merupkan bagian dari Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Direktur Pemberdayaan Alternatif (Dayatif) Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Brigjen Pol Teguh Iman Wahyudi diterima Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam kunjungan kerjanya ke Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Pemberdayaan Alternatif (Dayatif) Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Brigjen Pol Teguh Iman Wahyudi menyampaikan, bahwa akan ada tiga kelurahan di Kota Pontianak menjadi pilot project Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam rangka Grand Design Alternative Development (GDAD) 2016-2025 di Ruang VIP Wali Kota Pontianak, Rabu 9 Juni 2021.

"Tiga kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Dalam Bugis, Sungai Beliung dan Siantan Tengah Kota Pontianak Kalimantan Barat. Ketiga kelurahan ini yang kita sampaikan ke Wali Kota Pontianak agar dijadikan pilot project Kelurahan Bersinar," ungkapnya.

Ia mengatakan, bahwa program kelurahan bersih dari narkoba (Bersinar) ini merupkan bagian dari Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Maka dalam program Kelurahan Bersinar ini nantinya akan ada kegiatan sosialisasi terkait bahayanya narkoba dan lain sebagainya.

Edi Kamtono Paparkan Perkembangan Pembebasan Lahan Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I

Dalam kelurahan bersinar, lanjut Brigjen Pol Teguh, juga akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) atau relawan anti narkoba yang melibatkan perangkat kelurahan termasuk Karang Taruna, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Tugas mereka ini nantinya akan melaksanakan pencegahan dan pemberantasan narkoba di kelurahan.

"Satgas tersebut dibentuk oleh masing-masing kelurahan berkoordinasi dengan BNN Kota Pontianak. Termasuk di kelurahan tersebut juga dibentuk posko seperti unit kecil BNN. Untuk nendorong terwujudnya Kelurahan Bersinar," katanya.

Ia juga meminta perangkat yang ada di kelurahan digerakkan, termasuk dukungan anggaran untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba.

"Apalagi kalau di kelurahan tersebut dibangun tempat rehabilitasi maka itu akan jauh lebih baik," tambahnya.

Menurutnya Kelurahan Bersinar tidak hanya semata-mata menyampaikan sosialisasi tentang bahayanya narkoba, namun juga tentang pemberdayaan masyarakat harus dilakukan dengan mempertimbangkan potensi sosial ekonomi di wilayah tersebut.

"Misalnya ada potensi menjahit maka akan kita berikan pelatihan agar masyarakat tidak tergiur dan terjerumus ke dalam penyalahgunaan atau pengedar narkoba," tuturnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved