Breaking News:

60 Ruko Hangus Terbakar di Sintang, Kapolres Ventie Bernard Musak Beberkan Penyebabnya

Sekarang kami telah mengerahkan Tim Inafis untuk membantu proses penyelidikan TKP kebakaran

Dok. Polres Sintang
Kebakaran yang terjadi di Jalan D.I Panjaitan Kelurahan Kapuas Kanan Hulu hanguskan sekitar 60 ruko, Selasa 8 Juni 2021 pukul 18.30 Wib. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kebakaran yang terjadi di Jalan DI Panjaitan Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, menghanguskan sekiat 60 ruko,  Selasa 8 Juni 2021 pukul 18.30 Wib..

Mendengar kejadian tersebut, Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak, S.I.K, S.H, M.I.K langsung meluncur ke TKP dan mengerahkan anggotanya untuk terus membantu proses pemadaman api yang awalnya di duga dari konsleting listrik dari salah satu toko.

Ventie Bernard Musak mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan Tim Inafis Polres Sintang untuk penyelidikan lebih lanjut di TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Sekarang kami telah mengerahkan Tim Inafis untuk membantu proses penyelidikan TKP Kebakaran, berdasarkan dugaan awal kebakaran di picu dari konsleting listrik yang mana sampai dengan saat ini Kepolisian masih dalam proses mengumpulkan barang bukti dan keterangan dari para saksi yang ada,”  terang Ventie Bernard Musak.

Adapun proses pemadaman dilakukan oleh Mobil Damkar, Busera, AWC Polres Sintang, Manggala Agni, BPBD dan Yayasan gotong royong yang mana setelah beberapa jam proses pemadaman, api berhasil dijinakan oleh tim.

Puluhan Roko di Pasar Tembesuk Sintang Terbakar, Kapolres: Laporan Sementara Belum Ada Korban Jiwa

“Sekitar pukul 22.30 Wib api berhasil dipadamkan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, di sisi lain kami juga turut berempati kepada para pemilik toko-toko tersebut. Untuk kerugian materiil saat ini ditaksir mencapai Rp10 Milliar,” tambah Ventie Bernard Musak.

Dari kejadian ini dirinya menghimbau kepada para pemilik toko ataupun karyawan untuk lebih teliti dalam mengecek barang-barang elektronik yang harus dimatikan sebelum meninggalkan toko.

“Yang namanya musibah pasti tidak bisa kita prediksi, setidaknya dengan langkah antisipasi kita dapat mengurangi resiko tersebut jadi kepada warga ataupun pemilik toko kembali kami himbau untuk selalu mengecek peralatan elektronik sebelum meninggalkan toko ataupun rumah karena konsleting listrik ini menjadi salah satu faktor yang paling banyak ditemui pada kasus kebakaran sebelum-sebelumnya,” tutup Kapolres Ventie Bernard Musak.

[Update Berita Polda Kalbar]

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved