Breaking News:

Setelah Dilakukan Pembinaan Karena Sering Mabuk, Pria Ini Dikembalikan Polisi Kepada Pihak Keluarga

JK kita amankan di Polsek Ledo dan diberikan pembinaan selama 1 minggu dan baru hari ini kita serahkan kembali kepada pihak keluarga

Editor: Jamadin
Dok. Polres Bengkayang
Pria berinisial JK (32) yang sempat diamankan oleh warga Desa Dayung, Kecamatan Ledo akibat berbuat kericuhan dan dalam keadaan dibawah pengaruh minuman keras, Selasa 1 Juni 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Seorang pria berinisial JK (32) yang diamankan oleh warga Desa Dayung, Kecamatan Ledo akibat berbuat kericuhan dan dalam keadaan dibawah pengaruh minuman keras pada Selasa 1  Juni  2021 lalu.

Kemudian piket SPKT Polsek Ledo dipimpin Ka SPKT 1 Bripka Adi Rahmat beserta anggota lainnya bergerak cepat untuk mengamankan pria tersebut.

Selanjutnya setelah diamankan di Polsek Ledo, agar tidak mengulangi perbuatannya, oleh pihak keluarga mengajukan untuk sementara diamankan dan dititipkan untuk diberikan pembinaan kepada pria berinisial JK (32) tersebut.

Selama dalam pembinaan di Polsek Ledo, JK diberikan pemahaman agar tidak mengulangi perbuatannya dan diberikan pencerahan tentang efek negatif dari mengkonsumsi miras bagi dirinya sendiri, keluarga dan lingkungannya.

Selama 7 hari di Polsek Ledo, dengan menyatakan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya selanjutnya, JK dikembalikan kepada pihak keluarga yang didampingi Kepala Desa Dayung, David Nimrod, Selasa 8 Juni 2021.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ledo IPTU Asep Maulana melalui Kanit Reskrim Polsek Ledo Bripka Teja Zelsky Umbara menjelaskan benar telah diamankan dan diberi pembinaan di Polsek Ledo.

"Sebelumnya dengan persetujuan keluarga dan disaksikan pengurus Desa Dayung, JK kita amankan di Polsek Ledo dan diberikan pembinaan selama 1 minggu dan baru hari ini kita serahkan kembali kepada pihak keluarga dan  JK berjanji tidak akan mengulangi kembali perbuatannya" tutur Kanit Reskrim Polsek Ledo Bripka Teja Zelsky Umbara.

Kapolsek Ledo Polres Bengkayang Polda Kalbar IPTU Asep Maulana menyampaikan bahwa mengkonsumsi miras secara berlebihan dapat memberikan efek negatif bagi tubuh dan memicu perbuatan lainnya seperti berupa tindak pidana dan kekerasan fisik seperti KDRT akibat berada dibawah pengaruh alkohol.

"Setelah selama 1 minggu oleh keluarga dititipkan di Polsek Ledo dan diberikan pembinaan berupa nasihat tentang efek negatif dari konsumsi minuman keras serta akibatnya dan pemahaman hukum jika melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga),  JK kemudian diperbolehkan pulang dijemput oleh keluarganya dan pengurus Desa Dayung," pungkas Kapolsek Ledo IPTU Asep Maulana.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved