Breaking News:

Ketua IPHI Kalbar Minta: Jangan Percaya Hoax Terkait Penggunaan Dana Haji

Ia berharap masyarakat juga tidak mudah percaya terhadap isu-isu beredar mengatakan dana haji dipakai untuk pembangunan dan nanti bisa hilang.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua IPHI Kalbar, Ria Norsan menghadiri acara Pembinaan dan Halalbihalal Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Majelis Taklim Perempuan (MTP-IPHI) Provinsi Kalbar di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Minggu 6 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keputusan secara resmi dari Menteri Agama RI, bahwa Pelaksanaan Keberangkatan Ibadah Haji tahun 1442 H ini bagi jamaah Indonesia ditiadakan.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kalimantan Barat, Ria Norsan tak hentinya mengimbau agar para calon jemaah haji untuk tetap bersabar.

"Saya harap untuk bisa bersabar. Mudah-mudahan tahun depan Pandemi Covid-19 sudah hilang, kita bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman dan aman,”imbau Ria Norsan.

Ia berharap masyarakat juga tidak mudah percaya terhadap isu-isu beredar mengatakan dana haji dipakai untuk pembangunan dan nanti bisa hilang.

“Kalau pun dipakai untuk pembangunan, dana haji tetap aman. Saya harap calon jemaah haji untuk tidak menarik dana hajinya agar daftar tunggu hajinya tidak hilang,”ujarnya.

Baca juga: 2 Tahun Tak Berangkatkan Jamah Haji dan Umroh, Amphuri Kalbar Hormati Seluruh Keputusan Pemerintah

Kemudian untuk uang setoran haji yang sudah disetorkan diharapkan untuk tidak ditarik karena dari hasil diskusi dengan Kemenag RI wilayah Kalbar kalau uang tersebut ditarik maka daftar tunggu atau kuota bisa hilang.

Beberapa saktu lalu, Ria Norsan juga menghadiri acara Pembinaan dan Halalbihalal Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Majelis Taklim Perempuan (MTP-IPHI) Provinsi Kalbar, yang diselenggarakan di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Minggu 6 Mei 2021.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan selaku Ketua IPHI Kalbar dan pribadi, keluarga, serta atas nama organisasi mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

"Mudah-mudahan dengan kita bertemu dan bersilaturahim ini, dosa-dosa kita diampunkan oleh Allah SWT," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved