Breaking News:

Harisson Sebut Daerah dengan Cakupan Vaksinasi Rendah Tak Bertanggungjawab Pada Kesehatan Masyarakat

Ia mengatakan Kabupaten kota dengan cakupan vaksinasi rendah memang tidak bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harrion saat ditemui di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis 25 Maret 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan daerah dengan cakupan vaksiansi Rendah berarti tak bertanggungjawab terhadap keselamatan masyarakat.

Berdasarkan data 7 Juni 2021, capaian vaksinasi Lansia untuk vaksin tahap pertama masih sangat rendah Se-Kalbar baru mencapai 5,07 persen.

Sedangkan sasaran vaksinasi lansia Se-Kalbar mencapai 407.885 orang. Namun pelaksanaam vaksinasi pertama baru diangka 5,07 persen atau sebanyak 20.660 orang.

Harisson menyoroti vaksinasi lansia di kabupaten kota seperti ogah-ogahan dan tidak dilakukan secara gencar.

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

“Satgas dan diskes kabupaten kota sepertinya malas-malasan tidak giat melaksanakan vaksinasi. Sehingga capaian vaksiansi rencah,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 8 Juni 2021.

Padahal dikatakannya dengan divaksin dapat mengurangi tingkat kesakitan dan keterjangkitan serta menekan angka kematian kasus corona.

“Saya harap Satgas kabupaten kota dan Diskes kabupaten kota benar-benar jemput bola dan mendekatkan akses pelayanan vaksinasi kepada masyarakat,”ujarnya.

Harisson mengatakan untuk percepat pelayanan vaksinasi tempat pelayanan vaksinasi bisa didekatkan sedekat mungkin dengan pemukiman masyarakat terutama lansia yang sudah susah bergerak, dan mobilitasnya sudah berkurang.

“Maka dari itu layanan vaksinasi lansi harus didekatkan pelayanannnya kepada para lansia,”ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved