Breaking News:

BOR Kalbar diangka 63,44 Persen, Gubernur Kalbar Keluarkan Surat Intruksi untuk Daerah

Dimana dalam surat tersebut diintruksikan kepada bupati dan walikota Se-Kalbar, apabila kabupaten kota dengan BOR sudah lebih 80 persen.

TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harrion saat ditemui di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis 25 Maret 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa per 7 Juni 2021 pukul 12.00 BOR Perawatan Covid-19 di rumah sakit Se-Kalbar mencapai 63,44 persen yang berada pada zona kuning.

Ia menjelaskan kalau BOR Perawatan Covid-19 di rumah sakit dibawah 60 persen berwarna hijau, lau 60-80 persen berwarna kuning lebih, sedangkan yanh lebih dari 80 persen berwarna merah.

Harisson mengatakan pada 6 Juni 2021 pukul 12.00 BOR Perawatan Covid-19 di rumah sakit Se-Kalbar diangka 65,7 persen, lalu pada 7 Juni 2021 turun menjadi 63,44 persen.

“Dari 6 Juni ke 7 Juni berarti terjadi penurunan. Namun demikian angka 63,44 persen masih terhitung tinggi. Maka dari itu harus ditekan,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 7 Juni 2021.

Baca juga: Berikut Data BOR Rumah Sakit Se Kalbar yang Merawat Pasien Covid-19

Untuk menekan BOR Perawatan Covid-19 di rumah sakit Se-Kalbar, Gubernur Kalimantan Barat telah mengeluarkan intruksi tentang Peningkatakan Kapasitas Pasien covid-19 pada rumah sakit penyelenggara pelayanan covid-19 di Kalbar.

Dimana dalam surat tersebut diintruksikan kepada bupati dan walikota Se-Kalbar, apabila kabupaten kota dengan BOR sudah lebih 80 persen.

Maka mereka harus menambah kapasitas ruang rawat inap untuk covid-19 dengan mengkonversi minimal 40 persen tempat tidur, dari total kapasitas tempat tidur yang dimiliki rumah sakit.

“Misalnya kalau rumah sakit memiliki tempat tidur 100 bed, maka tempat tidur untuk perawatan covid-19 harus 40 persen untuk ruang ICU dan ruang rawat isolasi,”ujarnya.

Lalu setelahnya mereka harus menambah kapasitas ruang ICU sebanyak 25 persen dari kapasitas tempat tidur yang dikonversikan untuk ruang rawat covid-19.

“Kalau tadi 100 tempat tidur disediakan 40 tempat tidur untuk ruang rawat covid-19 baik ruang ICU maupun ruang rawat isolasi. Dari 40 bed tersebut 25 persennya untuk ruang ICU atau sebanyak 10 tempat tidur,”jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved