AMERIKA Vs Rusia dan China Panas di Banyak Front, Presiden AS Joe Biden Naikkan Anggaran Pertahanan

berencana untuk meningkatkan investasi dalam rudal. Seperti Tomahawk buatan Raytheon Technologies (RTX.N) dan Standard Missile 6 untuk mencegah China.

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KONTAN.CO.ID
AMERIKA Serikat Vs Rusia & China di Banyak Front, Presiden AS Joe Biden Naikkan Anggaran Pertahanan Militer untuk bersiap tempur. Cek selengkapnya di artikel ini Senin 7 Juni 2021 / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Amerika Serikat harus bersiap melawan dua raksasa ekonomi dan militer dunia, China dan Rusia.

Negara yang berjuluk Paman Sam itu kini menghadapi ketegangan di berbagai front dengan dua negara rivalnya tersebut.

Amerika Vs China terlibat ketegangan dalam konflik di Laut China Selatan yang melibatkan Tiongkok dengan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam.

Amerika Vs China juga memanas terkait isu kemerdekaan Taiwan.

Baca juga: RUSIA Vs Amerika Serikat dan NATO Makin Panas, Moskow Bentuk 20 Unit Militer Baru | Siap Perang ?

(Update arikel lain seputar kabar Rusia terkini di sini)

Sementara itu, di ‘front’ lain, Amerika Serikat terlibat ketegangan dengan Rusia

Amerika Vs Rusia memanas terkait konflik di Krimea Ukraina dan Laut Hitam.

Menyikapi hal tersebut, Presiden Amerika Serikat alias Presiden AS Joe Biden telah mengajukan rincian anggaran pertahanan untuk tahun fiskal 2022.

Anggaran mencapai US$ 715 miliar disisihkan khusus untuk Departemen Pertahanan (DOD).

Dilansir dari laman newsroom DOD alias Pentagon, pemerintahan Biden-Harris pada Jumat 28 Mei 2021 lalu mengajukan permintaan anggaran tersebut kepada Kongres, total sebesar US$ 752,9 miliar untuk kebutuhan pertahanan nasional.

Baca juga: RUSIA Kembangkan Senjata Baru Termasuk Rudal Tsirkon, Vladimir Putin Ungkap Tujuan Utamanya

Pentagon menjelaskan, tingginya anggaran pertahanan tersebut mencerminkan prioritas Presiden Biden untuk mengakhiri perang.

Juga berinvestasi dalam kemampuan mutakhir untuk keuntungan militer dan keamanan nasional kita di masa depan.

Dan merevitalisasi jaringan aliansi dan kemitraan Amerika yang tak tertandingi.

Dari total US$ 752,9 miliar untuk kebutuhan pertahanan nasional, sebanyak US$ 715 miliar di antaranya dialokasikan khusus untuk Pentagon.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved