Breaking News:

Capaian Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Zulfydar Sarankan Tingkatkan Sosialisasi dan Pendekatan

Masih rendahnya tingkat partisipasi lansia dalam program vaksinasi covid-19 di Kota Pontianak diperlukan beberapa upaya, satu diantaranya melalui sosi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masih rendahnya tingkat partisipasi lansia dalam program vaksinasi covid-19 di Kota Pontianak diperlukan beberapa upaya, satu diantaranya melalui sosialisasi yang lebih gencar dan harus ditingkatkan.

Sebagaimana hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) DPRD Kota Pontianak.

"Karena tidak semua orang paham dengan vaksinasi ini, karena yang umum saja ada yang masih memiliki keraguan. Tapi itu bukan berarti halangan, karena lansia juga memiliki pemikiran terhadap kesehatan, maka diperlukan sosialisasi yang lebih gencar lagi," ujarnya, Minggu 6 Juni 2021.

Baca juga: Diskes Pontianak Targetkan 2000 Orang Per Hari Terima Vaksinasi COVID-19

Menurutnya, pendekatan-pendekatan kepada masyarakat khususnya lansia juga harus ditingkatkan.

Terkhusus dikatakannya, masyarakat masih ada yang ingin tahu lebih detail tentang manfaat dan efek dari vaksinasi maupun setelah divaksin.

"Tentu bagi kaum lansia, ini sangat perlu pemahaman yang jelas, karena bisa jadi jika bukan ahli atau bidangnya yang menyampaikan bisa simpang siur yang diterima oleh lansia. Dan masih ada ruang serta bisa dilakukan pemetaan oleh pemerintah," ungkapnya, Zulfydar Sekretaris Wilayah PAN Kalbar.

Saat ini yang sedang gencar dilakukan pendekatan oleh masyarakat adalah melalui pendekatan kepada masyarakat, baik tingkat Keliru bahkan hingga tingkat RT dan RW.

Selain sosialisasi dan pendekatan tentang pemahaman vaksinasi, namun juga hal yang penting dilakukan adalah sosialisasi tentang kesehatan dan imunitas tubuh masyarakat tetap sehat.

"Melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dan pola hidup yang sehat, mulai dari gaya hidup dan makanan yang sehat," terangnya.

Hal tersebut dikatakannya untuk mencegah penyebaran covid-19. Kita ketahui bahwa pandemi Covid-19 ini sudah lebih dari satu tahun.

Untuk itu, diharapkannya perlu bersama-sama untuk melakukan pencegahan penyebaran covid-19. Bahkan di beberapa rumah sakit di Kota Pontianak hingga 80 persen.

Untuk itu, diharapkannya berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi sehingga wabah pandemi covid-19 tidak terus menerus dan masyarakat bisa hidup sehat, serta aktivitas perekonomian pun kembali normal.

"Pemetaan inilah yang harus dijalankan. Kita berharap lebih baik lagi," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved