Breaking News:

BREAKING NEWS - Bocah 11 Tahun di Sungai Ambawang Hilang di Perkebunan Sawit

Hal itupun kemudian disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Puguk, Bripka Rizaldi, bahwa menurut warga sekitar Feri terlihat tengah bermain diperkebunan

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Korban yang bernama Feri berusia 11 tahun yang saat ini belum ditemukan setelah hilang beberapa hari lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Warga Desa Puguk, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kini dihebohkan dengan kehilangan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, yang hilang diseputaran perkebunan sawit diwilayah itu.

Diketahui, seorang anak laki-laki bernama Feri sudah meninggalkan rumah sejak Jumat (4/6) sekira pukul 14.00 wib dan hingga saat ini belum kembali kerumah.

Hal itupun kemudian disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Puguk, Bripka Rizaldi, bahwa menurut warga sekitar Feri terlihat tengah bermain diperkebunan Kelapa Sawit PT. NJP (Nusa Jaya Perkasa) tepatnya didekat Exavator yang terletak di Dusun Meranti Desa Puguk.

"Adanya seorang anak laki - laki yang meninggalkan rumah sejak hari Jumat kemarin sekira pukul 14.00 wib dan hingga saat ini belum kembali kerumah," ujar Bripka Rizaldi.

Warga datangi rumah korban bocah 11 tahun yang hilang.
Warga datangi rumah korban bocah 11 tahun yang hilang. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

"Dalam kejadian tersebut pula terdapat saksi yang melihat korban pencarian terakhir kalinya yakni Puri (60), yang juga mengenali feri. Dan melihat adanya korban tersebut bermain didekat Exavator, ia pun menyuruh Feri untuk pulang kerumahnya. Namun setelah menyuruh anak tersebut pulang kerumah, saksi melanjutkan perjalanan pulang kerumah," terangnya.

Baca juga: Dua Hari Hilang Tenggelam di Sungai, Warga Tanjung Bunga Ditemukan Meninggal Dunia

Lebih lanjut, pada sekira pukul 17.30 wib, kemudia Puri yang merupakan saksi itu mendapatkan informasi bahwa anak tersebut belum ada pulang kerumah.

Dan disaat itulah, disampaikan Bripka Rizaldi menceritakan kepada pihak keluarga bahwa dirinya ada bertemu dengan korban

"Disaat itulah kemudian warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian yang dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar dilakukan dengan cara menyisir lokasi perkebunan sawit, dan parit menggunakan sarana seadanya hingga menjelang pagi. Namun hingga saat ini korban belum dapat ditemukan serta belum ada kembali dirumah," terangnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved