Breaking News:

BWS Kalimantan I Sebut Kondisi Sungai Kapuas Masih Normal

Karakteristik tanah lumpur dan gambut di Daerah Aliran Sungai (DAS) terutama Sungai Kapuas memberikan pengaruh kondisi air di Sungai Kapuas.

TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Aktivitas pelayaran di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) I, Dwi Agus Kuncoro mengungkapkan, bahwa air Sungai Kapuas hingga saat ini masih dalam kondisi normal dengan hujan intensitas sering sehingga intrusi air laut tidak mempengaruhi Sungai Kapuas.

Namun dikatakannya dari hari ke hari kondisi air Sungai Kapuas kian keruh.

"Sungai Kapuas akan jernih jika air sungai laut masuk, akan tetapi menjadi asin sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih seperti suplai air PDAM. Air Sungai Kapuas yang keruh harus menjadi perhatian kita bersama," jelasnya usai penebaran bibit ikan di Sungai Kapuas Kota Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu 5 Juni 2021.

Karakteristik tanah lumpur dan gambut di Daerah Aliran Sungai (DAS) terutama Sungai Kapuas memberikan pengaruh kondisi air di Sungai Kapuas.

Baca juga: Sampah di Pontianak Capai 400 Ton Perhari, 30 Persen Sampah Plastik

"Apalagi DAS Kapuas merupakan kawasan yang besar dengan beragam bentang alam dan litologi yang mempengaruhi Sungai Kapuas. Maka kekeruhan air sungai bukan berarti lahannya kritis. Tapi yang paling penting adalah pH airnya dan intrusi air laut kita jaga agar tidak mencapai ke Sungai Kapuas," ungkapnya.

Hal tersebut, dikatakannya, lantaran Sungai Kapuas dipergunakan sebagai air baku PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Pontianak. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved