Breaking News:

Manggala Agni Singkawang Mulai Patroli Karhutla Terpadu, Libatkan TNI, Polri dan Masyarakat

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin menerangkan, jumlah Posko Patdu sebanyak empat lokasi.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sejumlah personel Manggala Agni Singkawang mulai berpatroli. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang launching pelaksanaan kegiatan patroli terpadu tahun 2021 di halaman Kantor Markas Besar Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Jalan Raya Singkawang Bengkayang, Kecamatan Singkawang Timur, pada Senin 31 Mei 2021 kemarin.

Patroli itu merupakan gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri dan masyarakat untuk langsung ke tingkat tapak daerah rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dan akan berakhir hingga 29 Juni 2021 mendatang.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin menerangkan, jumlah Posko Patdu sebanyak empat lokasi.

Beberai di antaranya yakni Desa Teriak Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang, Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, Desa Sungai Baru Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas dan Desa Sarang Burung Kuala Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas.

Baca juga: Jubir Satgas COVID-19 Kota Singkawang Umumkan Dua Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

"Sebelum patroli terpadu bulan Juni Daops Manggala Agni Kalimantan IX/ Singkawang dari bulan Januari hingga Mei sudah melaksanakan patroli rutin pencegahan kebakaran hutan dan lahan ke daerah rawan Karhutla," kata Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang, Yuyu Wahyudin, Rabu 2 Juni 2021.

Patroli terpadu adalah kegiatan utama kementerian lingkungan hidup dan kehutanan dalam upaya pencegahan Karhutla.

Patroli ini merupakan satu di antara terobosan dalam keterlibatan berbagai pihak dan upaya ditingkat tapak dalam pencegahan Karhutla.

Dalam pelaksanaan harian patroli dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat, mendatangi sasaran terpilih dan memberikan sosialisasi, penyuluhan serta membagikan brosur, leaflet, mengumpulkan informasi terkait kebakaran hutan dan lahan.

Kemudian memetakan kondisi desa baik fisik maupun permasalahan dibidang kebakaran hutan dan lahan, memantau lingkungan dan penandaan dengan bendera.

Melakukan pemadaman awal dan menggali potensi desa yang bisa digunakan serta dikembangkan sebagai modal sosial dan modal pemberdayaan masyarakat.

Mengumpulkan informasi penting dan khas tentang kondisi kerawanan dan kondisi lapangan desa tentang Karhutla. Melakukan pendekatan masyarakat yang dilakukan untuk menjalin hubungan dengan masyarakat dan melaporkan kegiatan patroli terpadu.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, bersama-sama dapat mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

"Di wilayah Kalbar khususnya wilayah Singbebas, yaitu, Kota Singkawang Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang," harapnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved