Tanamkan Nilai-nilai Pancasila, Syarif Abdullah Libatkan Peran Tenaga Pendidik di Kubu Raya

Ajakan itupula diharapkan dia, agar Pancasila dapat mampu dipahami hingga berbagai lapisan masyarakat, terlebih di lingkungan pendidikan.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sekretaris Fraksi NasDem MPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama persatuan guru PGRI republik Indonesia, yang di gelar di dangau hotel, Kabupaten Kuburaya, pada Senin 31 Mei 2021 kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kesatuan dan persatuan NKRI harus tetap terjaga, dan tidak ada sedikitpun memberikan celah kepada pihak-pihak yang ingin menganggu keutuhan bangsa.

Ungkapan itu secara tegas disampaikan oleh Sekretaris Fraksi NasDem MPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, saat Sosialisasi empat pilar MPR RI dengan tajuk 'Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara UUD NRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara'.

Kali ini, H. Syarief Abdullah Alkadrie pun melibatkan peran tenaga pendidik khususnya di Kabupaten Kubu Raya, untuk dapat menanamkan serta mengamalkan nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Ajakan itupula diharapkan dia, agar Pancasila dapat mampu dipahami hingga berbagai lapisan masyarakat, terlebih di lingkungan pendidikan.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Warga Kibarkan Merah Putih di Tugu Simpang Tanjung

"Mengingatkan kita bagaimana proses pancasila itu, sehingga itu menjadi suatu pondasi untuk bangsa indonesia. Maka tentu dengan sosialisasi empat pilar ini lebih bermakna, untuk menekankan terhadap nilai-nilai yang terkandung didalam pancasila itu," ujar H. Syarief Abdullah Alkadrie.

Ia menjelaskan, upaya menjaga kesatuan dan persatuan NKRI dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari itu sangat penting.

"Sosilisasi secara masif dalam membumikan Pancasila tentu dalam hal ini mejadi yang sangat strategis, persoalan dan kemajuan teknologi menjadi sangat penting sehingga pemahaman kebangsaan ini terus harus dimasifkan di semua lini kepada masyarakat dan kepada peserta didik hal ini juga menjadi perhatian kita bersama," tuturnya.

"Tergradasinya dalam jiwa nasionalisme juga menurut dia, menjadi tantangan bersama dan tergerus nilai nilai kebangsaan kita dengan perkembangan zaman hal ini flashback dimasa lalu ketika bendera merah putih disaat dikibarkan dan kita dengan sigap mengambil posisi berdiri sempurna," sambungnya.

Sehingga menurut Anggota DPR RI / MPR RI ini, mengingatkan agar dasar negara Pancasila itu jangan sekedar hanya diucapkan dan dihafalkan saja, namun diamalkan.

"Jangan hanya bisa mengklaim sosok yang paling Pancasilais. Pancasila itu nilai nilainya harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

"Untuk itu harapan kedepan warga PGRI dapat menjadi suri tauladan dalam mensiarkan amanat empat pilar dimanapun posisi kita berada, Guru merupakan ujung tombak yang bisa merubah peradaban bangsa dimasa akan mendatang," imbuhnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Kubu Raya)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved