Breaking News:

Puluhan Orang Jalani Isolasi Mandiri di PLBN Aruk, Berikut Paparan Kapolsek Sajingan Besar

Kegiatan ini bermaksud untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dari Negara Malaysia melalui Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Sajingan
Personel Polsek Sajingan saat memantau Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) jalani  Isolasi mandiri di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas,  Selasa  1 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) jalani  Isolasi mandiri di Kecamatan Sajingan Besar, Kabuaten Sambas,  Selasa  1 Juni 2021.

Isolasi ini dilakukan oleh Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sambas. 

Pelaksanaan giat tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor :  250 / BPPD / 2021, tentang Pembentukan Satuan Tugas Khusus Penanganan Corona Virus Desiase 2019 (covid - 19) di Perbatasan Provinsi Kalbar.

Kegiatan ini bermaksud untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dari Negara Malaysia melalui Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau pendatang lainnya yang ingin pulang ke Negara Indonesia.

Baca juga: Terjadi Tren Peningkatan Keterisian Tempat Tidur Isolasi Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Indonesia

Pelaksanaan Isolasi/karantina ini dilaksanakan selama lima hari dari hari kedatangan PMI atau pendatang dan ditambah tiga hari jika mengalami gangguan kesehatan.

Prosedur pemeriksaan yang telah disepakati oleh tim Gugus Tugas Covid -19 Kecamatan Sajingan Besar dengan pemeriksaan kedatangan di PLBN Aruk  meliputi  delapan pemeriksaan ketat.

Di antaranya tim 1, (cuci tangan dan disenfeksi barang bawaan), tim 2 (screening suhu badan), tim 3 (screening pendataan bagi PMI yang sakit), tim 4 (screening pendataan bagi PMI yang sehat), tim 5 (screening dan pengambilan sampel swab), tim 6 (pendampingan PMI menuju Wisma Indonesia), tim 7 (karantina selama lima hari) dan tim 8 (rujukan ke RSUD Kabupaten Sambas yang mengalami sakit).

"Sampai saat ini telah didata PMI dan pendatang yang telah diisolasi di Wisma Indonesia berjumlah total 44 orang terdiri dari 34 orang lakis dan 7 orang perempuan serta anak anak perempuan 3 orang."tutur Kapolsek Sajingan Besar IPTU Rio Charles Hutahaean , S.H.,M.H.

"Kami akan meningkatkan sinergi dan kemampuan serta kesiapan dalam upaya pemantauan, antisipasi penularan dan langkah penanganan lainnya yang dipandang perlu dalam rangka pengendalian dan pencegahan penularan covid -19 di daerah perbatasan khususnya di Kec. Sajingan Besar Kabupaten  Sambas ini", tambah Rio Charles Hutahaean , S.H.,M.H

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved