Breaking News:

KHAZANAH ISLAM

NIAT Puasa Ganti Haid untuk Niat Puasa Qadha Ramadhan hingga Niat Puasa Syawal Arab Latin & Artinya

Dengan tuntasnya Ramadhan dan kini telah masuk Syawal 1442 H, ada dua pilihan puasa yang saat ini bisa Sobat Tribun Pontianak kerjakan.

Penulis: Ishak | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA TRIBUNNEWS.COM
BERIKUT BACAAN UNTUK NIAT Puasa Ganti Haid untuk Niat Puasa Qadha Ramadhan hingga Niat Puasa Syawal Arab Latin & Artinya. Cke di atikel ini Sabtu 29 Mei 2021 / ILUSTRASI. 

Puasa Syawal diutamakan agar dikerjakan secara berurutan.

Tetapi jika tak bisa dikerjakan berurutan, boleh dikerjakan secara terpisah-pisah.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin juga berkata, “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.”

Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Manfaat dan Keutamaannya

3. Usahakan untuk mengganti utang Puasa Ramadhan terlebih dahulu

Jika Anda memiliki utang puasa Ramadhan, disarankan untuk menggantinya terlebih dulu (qodho' puasa).

Hal ini berdasarkan penjelasan Ibnu Hambali dalam kitab Lathoiful Ma’arif.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).

Begitu pula beliau mengatakan, “Siapa yang memulai qodho’ puasa Ramadhan terlebih dahulu dari puasa Syawal, lalu ia menginginkan puasa enam hari di bulan Syawal setelah qodho’nya sempurna, maka itu lebih baik. Inilah yang dimaksud dalam hadits yaitu bagi yang menjalani ibadah puasa Ramadhan lalu mengikuti puasa enam hari di bulan Syawal. Namun pahala puasa Syawal itu tidak bisa digapai jika menunaikan qodho’ puasanya di bulan Syawal. Karena puasa enam hari di bulan Syawal tetap harus dilakukan setelah qodho’ itu dilakukan.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 392). (*)

Sejumlah materi di artikel ini juga telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bacaan Niat Puasa Syawal, Beserta Ketentuan dan Keutamaan Menjalankannya

Penulis: Ishak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved