Breaking News:

Bincang Pasar Modal, Kemenparekraf-BEI Dorong Pelaku UMKM Masuk Bursa Guna Mencari Pendanaan

target pertama kita itu untuk mengenalkan mensosialisasikan. Kita sudah road show. Kota besar jadi target kita karena dengan asumsi sudah banyak usaha

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf RI, Hanifah Makarim (dua kanan) bersama Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari (tengah) saat membuka kegiatan Bincang Pasar Modal di Pontianak pada Jumat 28 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peluang untuk mencari pendanaan guna mengembangkan usahanya tidak lagi hanya dari perbankan. Bahkan dari pasar modal hal ini sangat memungkinkan dilakukan.

Hal ini yang mendorong Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) giat melaksanakan sosialisasi mengenalkan pasar modal. Seperti yang dilakukan di Pontianak pada Jumat 28 Mei 2021. 

Ekonomi Kreatif Dari Buah Kelapa Bagi Masyarakat Desa Sungai Kupah

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf, Hanifah Makarim mengatakan masih banyak pelaku usaha belum paham bahwa mereka bisa masuk pasar modal. 
"Pahami dulu usaha dengan omzet Rp 2 miliar itu masuk UMKM bahkan termasuk usaha dengan omzet sampai Rp 20 miliar itu masih UMKM," ujarnya

"Makanya target pertama kita itu untuk mengenalkan, mensosialisasikan. Kita sudah road show. Kota besar jadi target kita karena dengan asumsi sudah banyak usaha usaha yang lebih matang," kata Hanifah.

Terupdate BLT UMKM Tahap 2 Buka hingga 28 Juni 2021! Catat Syarat dan Cara Ajukan BLT UMKM

Kota Pontianak merupakan kota pertama di Kalimantan yang dilakukan kegiatan Bincang Pasar Modal tersebut. Oleh karena Pontianak sebagai kota besar pula tentunya banyak memiliki pelaku usaha yang bisa dikatakan mapan.

Nah mereka inilah yang berpeluang untuk didorong masuk pasar modal. Dia mencontohkan di Pontianak ada  Warung Kopi Aming yang usahanya sangat terkenal dan memiliki cabang tidak hanya di beberapa kabupaten kota di Kalbar bahkan di luar Kalbar.

Go To Gojek Tokopedia Merger , Lihat Logo GoTo & Foto Gojek Tokopedia ! Ada Peluang Saham GoTo IPO ?

"Yang seperti ini bisa diajak untuk masuk pasar modal. Ingat pendanaan usaha itu tidak hanya mesti pinjam ke bank. Ke Pasar Modal dengan skema IPO juga bisa. Serta memberikan kesempatan luas investor baik yang tidak dikenal pun bisa membeli sahamnya," paparnya.

Dia mencontohkan PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (Perseroan) atau Pigijo jadi usaha kecil menengah (UKM) pertama yang telah mencatatkan sahamnya di BEI. Perusahaan rintisan atau startup berkode emiten PGJO ini berada di papan akselerasi.

BEI & Kemenkraf Gelar Bincang Pasar Modal Bagi Pelaku UMKM Pariwisata

Pigijo berhasil membuktikan bahwa sebagai kelompok UKM bisa menaikan level bisnis di emisi 2019. Pencatatan saham perdana ini pun jadi bukti pasar modal bisa dimanfaatkan bukan hanya pemain dengan aset besar.

"Makanya kita dorong UMKM lainnya juga mengikuti ini. Memang proses masuk bursa itu cukup panjang. Misalkan syaratnya usaha harus berbentuk badan hukum, laporan keuangan mesti diaudit dan lainnya. Yang berminat silakan langsung ke BEI atau IDX yang ada di sini untuk meminta pendampingan," ujarnya.

Empat Terobosan Baru Edukasi Digital di Pasar Modal Guna Tingkatkan Jumlah Investor

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved