Bed Occupancy Rate RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang Capai 118 Persen

Berdasarkan data yang diterima Tribun Pontianak, per tanggal 28 Mei 2021, total ada 44 tempat tidur yang diisi oleh pasien konfirmasi corona di RSUD R

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Seorang tenaga kesehatan di RSUD Ade M Djoen Sintang tampak sedang bersandar di pintu dengan mengenakan pakaian hazmat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rosa Trifina mengungkapkan tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 118 persen. Menurutnya, hal ini terjadi lantaran jumlah tempat tidur pasien corona kurang dari jumlah pasien.

"BOR 118 persen. BOR tinggi karena jumlah tempat tidur kurang dari jumlah pasien," kata Rosa kepada Tribun Pontianak, Jumat 28 Mei 2021.

Berdasarkan data yang diterima Tribun Pontianak, per tanggal 28 Mei 2021, total ada 44 tempat tidur yang diisi oleh pasien konfirmasi corona di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang.

Baca juga: Tingkat Huni RS di Kalbar Mencapai 64,70 Persen. Harisson Sampaikan Empat Poin Langkah Antisipasi

Total ada 22 ekstra bed yang tersedia dari total keseluruhan sebanyak 66 tempat tidur. "Soal Penambahan tempat tidur, lihat trend kunjungan pasien," ujar Rosa.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang, AKBP Ventie Bernad Musak menyarankan agar setiap warga yang terpapar covid dan menjalani isolasi mandiri di rumah agar terdata dengan baik. Supaya Satgas tingkat kecamatan dan desa bisa mengawasinya dengan baik.

"Dinas kesehatan menyediakan sarana dan prasarana penanganan pasien Covid -19 tingkat puskesmas, memberikan memberikan petunjuk ke puskesmas terkait ruang isolasi mandiri di tingkat kecamatan," ujarnya.

"Puskesmas juga diharapkan menyediakan rumah isolasi dekat dengan puskesmas agar mempermudah anggota Personil TNI dan Polri untuk melaksanakan pengamanan," harap Ventie.

Ventie juga menyarankan supaya desa membuat spanduk atau baliho terkait gejala gejala Covid - 19 di desa agar meningkatkan kesadaran masyarakat terkait prokes. Sebab, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Covid - 19 masih sangat minim.

"Satgas Kecamatan sampai desa menyiapkan ruang isolasi bagi pasien yang tidak bergejala OTG Covid - 19 untuk mencegah penuhnya ruang isolasi di tingkat kabupaten," jelasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved