Breaking News:

Christiandy Ajak Pemimpin Gereja Terus Jaga dan Kawal Empat Pilar Kebangsaan

Christiandy Sanjaya menegaskan jika dirinya sebagai wakil rakyat saya siap bekerjasama dengan semua anak bangsa

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Suasana saat Christiandy Sanjaya sebagai Anggota MPR RI kembali melaksanakan sosialisasi empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Rabu 26 Mei 2021. IST 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Christiandy Sanjaya sebagai Anggota MPR RI kembali melaksanakan sosialisasi empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Rabu 26 Mei 2021.

Kali ini, mantan Wagub Kalbar dua periode ini melibatkan Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLIIl) Provinsi Kalbar yang dihadiri pemimpin gereja-gereja PGLII dari 14 Kabupaten Kota se-Kalbar, Pembimas Kristen Provinsi, dan beberapa Pimpinan Sekolah Teologia Tinggi Kalbar.

"Ini kesempatan berharga dan sangat penting ditengah-tengah bangsa kita menghadapi pergumulan berat masa pandemi covid 19 dengan adanya varian baru serta perekonomian yang juga berbeban berat. Saya mengingatkan untuk tetap ketat mengikuti protokol kesehatan," kata Christiandy.

Christiandy pun meminta agar para pemimpin PGLII untuk melakukan sosialisasi kepada jemaat dan masyarakat sekitar pelayanan.

Baca juga: Pastikan Aspirasi Para Damkar Telah Disampaikan, Christiandy : Perlu Bersama-sama Atasi Bencana

"Peran-peran bapak ibu sangat penting menjaga bangsa ini, guna membantu sosialisasi kami menyediakan buku-buku empat pilar, bisa dijadikan rujukan, selain itu kami siapkan sertifikat kepada semua peserta," ujarnya.

Menurut Christiandy, perlu disadari betul Pancasila sudah final sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara.

Pada saat yang sama mesti disadari bahwa UUD 1945 adalah konstitusi dasar hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan NKRI juga kita telah sepakati harga mati.

"Kita mengetahui bagaimana proses Berbangsa yang multi etnis, agama, budaya dan keragaman adat istiadat adalah keniscayaan dan kekayaan kita. Itulah kesepakatan para pendiri republik tercinta ini. Semua anak bangsa berbagai suku ikut melahirkan Negara yang kita nikmati saat ini," ujarnya.

Di akhir paparannya, Christiandy Sanjaya menegaskan jika dirinya sebagai wakil rakyat saya siap bekerjasama dengan semua anak bangsa menyampaikan aspirasi kepada pihak-pihak menteri terkait di pusat.

"Silahkan kita terus bekerja-sama," pesannya.

Ditempat yang sama, Grignard Tanari ST, MT memberikan materi perihal Kebangsaan dalam kehidupan nyata dengan paradigma baru.

"Semua anak bangsa dalam kehidupan sosial mempraktekan secara tulus nilai tertinggi dari kehidupan bersama berkolaborasi dengan menyingkirkan sekat-sekat eksklusif sebaliknya semakin inklusif apa adanya," ujarnya

Sementara itu, Untung Sidupa menyambung materi 4 Pilar dengan penekanan panggilan para pimpinan masyarakat termasuk pimpinan Gereja khususnya dalam menghadapi pembangunan di Kalbar.

"Pemimpin Gereja perlu membantu proses pengejawantahan amanat UUD 1945 tentang kesejahteraan seluruh rakyat. Kalbar sedang dalam proses memasuki pembangunan tantangan semakin besar dan terbuka utamanya menyambut Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara sebagai pemimpin kesiapan SDM, kesiapan jemaat menyambut peluang baru tersebut," ujarnya.

Sosialisasi empat pilar diakhiri dengan penanaman pohon di depan GEKARI, simbol kedamaian dan kehidupan yang berkelanjutan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved