Breaking News:

Anjuran Berdoa Saat Mendapatkan Firasat Buruk, Berikut Doa Menolak Firasat Buruk

Do’a tidak semata-mata dimaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah untuk melepaskan diri dari kesulitan dan penderitaan. doa firasat buruk

KOLASE/ISTIMEWA by Yufidia
Doa Menolak Firasat Buruk 

TRIBUNONTIANAK.CO.ID- Doa merupakan suatu amalan yang sangat dianjurkan bagi manusia untuk memohon sesuatu kepada sang Khalik Yang Maha Esa.

Menjalani kehidupan di dunia ini, semua manusia sangat ingin sekali merasakan kebahagiaan, Tak ada duka dan derita.

Namun, pada kenyataannya hidup itu tidak semudah yang kita bayangkan. Kadang gembira, kemudian ditimpa kesedihan.

Kadang berada dalam kemudahan dan kadangberada dalam kesulitan.

Tatkala manusia berada di dalam kesulitan, seringkali kita mendapati manusia berkeluh kesah kepada manusia yang lainnya agar bisa mengatasi apa yang menjadi permasalahan hidupnya, meminta-minta dan merendahkan dirinya di hadapan manusia agar dapat membantunya.

Baca juga: DOA Setelah Sholat Gerhana Bulan Serta Keutamaan Shalat Gerhana Bulan, Kapan Shalat Gerhana Bulan ?

Sebagian dari mereka ada yang bisa membantu dan pula ada yang tidak bisa membantu karena keterbatasannya.

Mereka yang kiranya tidak bisa membantu dengan bantuan yang nyata, biasanya hanya bisa memberi saran dan mengingatkan kita agar kita berdo’a kepada Allah.

‘Wahai Fulan,berdo’alah kepada Allah, agar dimudahkan semua urusanmu’. Pertanyaannya, “Kenapa aku harus berdo’a kepada Allah?”

Allah tidak membiarkan manusia berada dalam kebingungan dan kecemasan pada saat menghadapi permasalahan hidupnya di dunia.

Dan manusia sangat membutuhkan sandaran, tempat ia mengadukan nasib, tempat ia mengeluhkan keluh kesahnya, hanya kepada pemegang kekuasaan yang tak terkalahkan keperkasaanNya, yang mengatur hidup kehidupan manusia dan segenap mahluk yang ada di alam inilah mereka mengaduh, Dialah Allah Azza wa Jalla.

Baca juga: DOA Setelah Sholat Tahajud yang Mustajab? Doa Setelah Sholat Tahajud Agar Cepat Dikabulkan Allah SWT

Do’a tidak semata-mata dimaksudkan untuk memohon pertolongan kepada Allah untuk melepaskan diri dari kesulitan dan penderitaan.

Do’a juga dimaksudkan sebagai sarana memohon kepada Allah untuk meningkatkan kualitas diri dan kemampuannya agar dapat melakukan segala tugas yang dipikulnya dengan baik dan menggembirakan dirinya.

Jadi, manusia tidak mampu bersandar pada dirinya sendiri atau bantuan sesama manusia, sebab rintangan yang dihadapinya jauh lebih besar dari pada kekuatan yang dimiliki dirinya dan manusia lainnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved