Breaking News:

Wali Kota Edi : Pelayanan yang Bisa Berhari-Hari akan Selesai dalam Hitungan Jam

Harapan Bang Edi ini, sapaan akrabnya, menyusul konsep smart city Kota Pontianak yang mendigitalisasi pelayanan-pelayanan publik kepada masyarakat.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat membuka kegiatan tinjauan lapangan atau field evaluation implementasi program smart city di Pontive Centre Diskominfo Kota Pontianak, Senin 24 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap agar pelayanan publik di Pontianak semakin baik dan semakin cepat.

Harapan Bang Edi ini, sapaan akrabnya, menyusul konsep smart city Kota Pontianak yang mendigitalisasi pelayanan-pelayanan publik kepada masyarakat.

Hal ini dikatakannya pasca membuka kegiatan tinjauan lapangan atau field evaluation implementasi program smart city di Pontive Centre Diskominfo Kota Pontianak, Senin 24 Mei 2021.

Baca juga: Kota Pontianak Bersiap Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka

"Kita sudah melakukan sejak belasan tahun yang lalu di program Pontianak smart city, akan membangun Pontianak interaktif center dengan membuat aplikasi dalam platform pelayanan publik, smart government, smart governance, membangun ruang terbuka hijau, kita membuka market place, membangun kegiatan berbasis sosial, bank sampah dan banyak aktivitas kita dalam memberikan pelayanan berbasis digital," kata Edi.

"Harapan kita masyarakat juga bisa mengikuti perkembangan ini, dengan meliterasi digital para ASN di Kota Pontianak menjadi lebih optimal sesuai dengan kompetensinya, kita juga meliterasi masyarakat agar lebih digital dan millenial setiap akses kehidupan," tambahnya.

Diketahui, pelayanan publik cepat dan efisien juga menjadi permintaan Presiden Joko Widodo. Dengan konsep yang sudah ada ini, Edi berharap permintaan masyarakat akan pelayanan publik prima dan cepat akan bisa terealisasi.

"Sekarang tuntutan masyarakat sangat tinggi tentang pelayanan, termasuk juga dalam kita memberikan pelayanan, keterbatasan SDM, waktu dan jarak, maka semua pelayanan berbasis digital, baik data maupun dalam aplikasi pelayanannya secara langsung," ujar Edi.

"Kedepannya semua bisa terintegrasi, jadi lebih mudah, waktu lebih cepat, pelayanan yang bisa berhari-hari akan selesai dalam waktu beberapa jam," harap dia.

Walaupun memang diakui Edi, untuk mencapai semua itu masih perlu proses karena sejumlah tantangan yang ada.

"Banyak tantangan, terutama SDM, SDM kita terbatas, kemudian jaringan, baik infrastruktur dan lainnya, juga termasuk literasi, kesiapan masyarakat menyambut era digital," pungkasnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved