Breaking News:

Serangan Orang Gila di Sanggau Berujung Maut! Apa Ayat yang Dibacakan Nabi Menyembuhkan Orang Gila?

SM meninggal dunia dan YL mengalami luka bacokan pada pundak sebelah kiri dan tengah menjalani perawatan di Puskesmas Bonti.

Editor: Marlen Sitinjak
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Seorang istri di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) ditinggal suami tercinta untuk selamanya, akibat ulah seseorang diduga mengalami gangguan jiwa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

YL alias N dan suaminya SM menjadi korban serangan tiba-tiba ODGJ berinisial RJ, di Dusun Kotup, Desa Tunggul Boyok, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu 22 Mei 2021.

SM meninggal dunia dan YL mengalami luka bacokan pada pundak sebelah kiri dan tengah menjalani perawatan di Puskesmas Bonti.

Kapolres Sanggau melalui Kapolsek Bonti, Iptu Efendi menyampaikan, Sabtu 22 Mei 2021 Polsek Bonti menerima Informasi dari masyarakat.

Telah terjadi Penganiayaan Berat di Dusun Kotup, Desa Tunggul Boyok yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut petugas piket Polsek Bonti yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bonti Aipda Arnol Tua Situmorang beserta tiga Personel Polsek Bonti berangkat menuju Kotup untuk melakukan olah TKP, pengumpulan bahan keterangan, mengamankan tersangka dan barang bukti," kata Kapolsek, Minggu 23 Mei 2021.

Bacok Tetangga hingga Meninggal Dunia, ODGJ di Bonti Kabupaten Sanggau Diamankan Polisi

Korban pembacokan orang diduga gila di Kecamatan Bonti
YL alias N dan suaminya SM menjadi korban serangan tiba-tiba ODGJ berinisial RJ, di Dusun Kotup, Desa Tunggul Boyok, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu 22 Mei 2021. (Dok. Polsek Bonti)

Kronologi kejadian, lanjut Kapolsek, pada Sabtu 22 Mei 2021 sekira pukul 10.40 WIB SM berserta istrinya YL alias N, pulang dari ladang.

Setelah SM dan N masuk rumah dan mengunci pintu, beberapa menit kemudian tiba-tiba pintu didobrak oleh RJ dan N (Istri SM) yang mau ke belakang terkejut karena RJ sudah melayangkan parang dan terkena pundak sebelah kiri.

"Lalu N berlari melalui jendela serta berteriak ke suaminya SM untuk lari dari rumah. Setelah lari dari rumah N pergi mendatangi tetangga (LH) dan meminta tolong bahwa suaminya SM dibacok oleh RJ. Kemudian LH meminta tolong ke tetangga sebelah dan melihat RJ keluar dari rumah SM membawa perang, kemudian RJ mengejar LH," jelasnya.

LH berlari, setelah beberapa menit LH melihat situasi telah aman dan langsung membawa warga ke rumah menuju rumah SM dan melihat SM di depan garasi motor sudah bersimbah darah dengan luka bacok di kepala dan perut.

"Setelah itu LH melapor kepada kepala wilayah guna melaporkan ke Polsek Bonti," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved