Breaking News:

Berita Video

Oknum Guru Dihajar Warga, Kepergok Berduaan dengan Anak di Bawah Umur di Kamar Mandi

Di situlah YZ mengikuti CW dan masuk ke dalam kamar mandi yang sama dengan CW.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Oknum guru Sekolah Dasar (SD) di wilayah Purwosari, Kabupaten Pasuruan, berinisial YZ (34) kepergok berduaan di kamar mandi SD bersama CW, anak di bawah umur.

Saat ini kasusnya ditangani polisi setelah YZ ditangkap ramai-ramai oleh masyarakat sekitar, Minggu 23 Mei 2021.

Saat penangkapan itu, YZ sempat mendapat bogeman massa yang geram dengan perbuatan YZ kepada anak berusia 16 tahun tersebut.

Kapolsek Purwosari AKP Saifuddin menceritakan, kejadian itu terbongkar setelah YZ dan CW terpergok salah satu teman CW di dalam kamar mandi itu.

Baca juga: Pasangan Remaja Kedapatan Mesum di Kuburan China, Videonya Viral di Medsos

"Ceritanya, YZ dan CW ini sama sama sedang bermain voli. Setelah itu, CW ini istirahat dan masuk ke dalam kelas. Di dalam kelas, CW ini sempat bermain game," lanjut dia.

Tak lama setelah itu, CW ke kamar mandi. Di situlah YZ mengikuti CW dan masuk ke dalam kamar mandi yang sama dengan CW.

"Entah apa yang diperbuat di dalam. Tapi, saat mereka mau keluar, ada yang memergoki. Dan berdasarkan pengakuan YZ, kamar mandi dikunci dari luar," lanjut dia.

Menurut Kapolsek, versi pengakuan YZ saat itu, YZ akan keluar karena CW mau mandi.

Setelah itu, kata Kapolsek, teman yang memergoki aksi mereka ini memanggil warga.

Tak lama, warga datang berbondong - bondong ke lokasi.

"YZ langsung dihajar oleh warga. Begitu mendapat informasi, kami langsung mengamankan mereka untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan," ungkapnya.

Ia menyebut, pihak kepolisian masih akan mendalami kasus ini untuk menentukan sikap dan langkah hukum selanjutnya.

Pihaknya juga masih mendalami apa yang menjadi motif YZ ini berduaan dengan CW di dalam kamar mandi.

"Apa YZ ini murni mencabuli CW, atau suka sama suka. Kami masih dalami. Kasus ini kami limpahkan ke Polres Pasuruan," kata Kapolsek saat dihubungi.

"Kasus ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Pasuruan untuk pengembangan lebih lanjut," tutup pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Pasuruan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved