Breaking News:

Pemkab Kubu Raya Bakal Fasilitasi Rapid Antigen dan GeNose C19 Bagi Santri Pulang ke Pesantren

Pasca libur Idul Fitri 1442 H seperi ini, banyak daripada santri terlebih di Kabupaten Kubu Raya yang akan melanjutkan pendidikannya.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muzammilul Abrori
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat melalui Dinas Kesehatan akan memfasilitasi Rapid Diagnostic Antigen Tes (RDT-ag) dan testing skrinning Covid-19 dengan menggunakan alat GeNose-C19 gratis bagi santri yang akan kembali melanjutkan pendidikannya ke sejumlah pondok pesantren di luar Kalimantan Barat, pada Jumat 21 Mei 2021.

Pasca libur Idul Fitri 1442 H seperi ini, banyak daripada santri terlebih di Kabupaten Kubu Raya yang akan melanjutkan pendidikannya.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan mengatakan bahwa, pihaknya akan memfasilitasi RDT-ag dan testing GeNose bagi 3.000 santri yang akan kembali menimba ilmu di sejumlah pondok pesantren pulau Jawa.

Baca juga: Pemprov Kalbar Berikan Test GeNose Gratis kepada Santri Asal Kalbar yang Akan Pulang ke Pesantren

"Sesuai dengan arahan pak Bupati dan berdasarkan surat edaran nomor 442.3.2/Dinkes-C, kami dari Dinkes Kubu Raya akan memfasilitasi pelaksanaan RDT-ag dan testing GeNose bagi para santri yang akan kembali ke pondok pesantren dan lembaga pendidikan lainnya yang ada di pulau Jawa, pasca libur lebaran 2021," ungkap Marijan.

Dia menjelaskan, dalam surat edaran tersebut disebutkan, pemeriksaan RDT-ag dan GeNose ini para santri yang akan mendapatkan pelayanan merupakan warga Kubu Raya, yang dapat di buktikan dengan menunjukkan Kartu Keluarga, KTP atau surat keterangan domisili di Kubu Raya.

"Selain itu, juga harus memiliki kartu santri atau surat keterangan santri yang di keluarkan oleh Pondok Pesantren tempat pendidikan santri," tuturnya.

Marijan menuturkan, untuk pelaksanaan rapid antigen akan dilakukan mulai tanggal 25 Mei mendatang di kantor Dinas Kesehatan Kubu Raya, sedangkan untuk testing GeNose akan dilakukan di Bandara Internasional Supadio.

"Sampai saat ini, kita sudah memiliki data base tentang jumlah santri, pondok pesantren dan organsiasi keagamaan lainnya, ini akan segera kita sosialisasikan, sehigga pada tanggal 25 Mei nanti, bisa segera kita mulai pelaksanaannya," ujarnya.

Marijan mengatakan, jika nantinya setelah pemeriksaan terdapat santri yang positif, maka pihaknya akan meminta santri tersebut untuk isolasi mandiri terlebih dahulu, jika kondisinya tidak parah, namun jika menderita sakit, akan kita isolasi di rumah sakit.

"Ini akan tetap kita lakukan, karena kita juga menghindari santri yang akan kembali ke Pondok Pesantrennya menulari santri yang lain, sehingga protab yang ada akan tetap kita laksanakan," ucapnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Kubu Raya)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved