Breaking News:

Sudah 18.207 Orang yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Ketapang

Vaksinasi tahap kedua ini kita sebar ke Puskesmas di Kecamatan-kecamatan. Kita masih menyasar petugas pelayanan publik dan Lansia

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Pelaksanaan Vaksinasi bagi Jemaah Haji Lansia di Kabupaten Ketapang. Foto Nur Imam Satria 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sebanyak 18.207 orang di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat telah disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ketapang Rustami melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit drg Basaria Rajagukguk menerangkan bahwa hingga saat ini proses vaksinasi masih terus berjalan.

Pelaksanaan vaksinasi saat ini sudah mulai menyebar ke Kecamatan-kecamatan dan menyasar ke petugas pelayanan publik dan orang Lansia.

"Vaksinasi tahap kedua ini kita sebar ke Puskesmas di Kecamatan-kecamatan. Kita masih menyasar petugas pelayanan publik dan Lansia," kata Basaria, Jumat 21 Mei 2021.

Baca juga: Rampas Handphone Milik Warga, Seorang Pria Diamankan Satreskrim Polres Ketapang

Basaria merincikan, pada vaksinasi tahap pertama pihaknya telah melaksanakan suntik vaksin terhadap 11.568 orang yang terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes), petugas pelayanan publik maupun Guru.

Sedangkan pada tahap kedua ini pihaknya telah menyuntik vaksin sebanyak 6.639 orang yang mana hingga sampai saat ini masih terus berlanjut.

"Jumlah capaian pada vaksinasi tahap pertama yakni 18,18 persen dari target. Sedangkan untuk tahap kedua masih 10,44 persen dan masih terus bertambah karena belum selesai," jelasnya.

Walaupun belum mencapai target, Basaria melanjutkan, Kabupaten Ketapang termasuk satu diantara daerah di Kalbar selain Singkawang yang mendapat jatah vaksin langsung dari Pemerintah Pusat.

Untuk itu, Basaria menegaskan, akan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi di tempatnya walaupun saat ini Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang sedang fokus pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Untuk kendala tidak ada. Apalagi sampai pada penolakan itu belum ada. Bahkan di Ketapang untuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) tidak ada yang parah, hanya gejala seperti mengantuk saja," ujarnya.

Lebih lanjut, hingga saat ini Kabupaten Ketapang masih menggunakan vaksin produksi Sinovac dalam melaksanakan vaksinasi.

Hanya 341 orang saja dari Polri yang dilakukan suntik vaksin produksi AstraZeneca.

"Sudah kita lakukan vaksinasi dan aman tidak ada keluhan," tandasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved