Breaking News:

Kabupaten Ketapang Butuh 3.683 Tenaga Aparatur Sipil Negara

Jumlah itu menurutnya sesuai dari Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur

Ilustrasi seleksi CPNS 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kabid Pengadaan dan Mutasi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ketapang Endo mengatakan sebanyak 3.683 pegawai ASN dibutuhkan di Kabupaten Ketapang.

Jumlah itu menurutnya sesuai dari Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang Tahun Anggaran 2021.

"Penetapan rincian kebutuhan pegawai aparatur sipil negara di Kabupaten Ketapang berjumlah 3.683. Dengan rincian tenaga guru sejumlah 3.304, tenaga kesehatan 288 dan tenaga teknis sejumlah 91," jelas Endo, Selasa 18 Mei 2021.

Baca juga: Warga Ketapang Sambut Baik Aktivitas Penerbangan di Bandara Rahadi Oesman akan Kembali Normal

Ia merincikan, untuk formasi CPNS ada 291 formasi dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ada 3.392 formasi.

"Untuk formasi guru seluruhnya itu P3K ada 3.304," ujarnya.

Sedangkan formasi kesehatan CPNS dibutuhkan sebanyak 200 formasi dan P3K ada 88 formasi.

(Update Informasi Seputar Kabupaten Ketapang)

"Sementara untuk formasi teknis lainnya ada 91," timpalnya.

Endo menjelaskan, jumlah kebutuhan pegawai ASN tersebut telah sesuai dengan kebutuhan yang diajukan oleh Pemda Ketapang.

Sementara untuk jadwal pendaftaran, diperkirakan akan dibuka pada tanggal 30 Mei 2021.

"Untuk persyaratan masih mau rapat tim dulu. Kalau jadwal penerimaan sementara yang kami tahu pada saat rapat zoom di buka di akhir bulan ini sekitar tanggal 30 Mei," tandasnya.

Untuk itu, Endo menegaskan setiap tahapan pengadaan hingga selesai penerimaan CPNS maupun P3K tidak di pungut biaya sepeserpun.

"Dan jika ada pihak pihak yang mengaku dapat meloloskan tolong jangan dipercaya," tegasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved