Breaking News:

Khazanah Islam

HUKUM Puasa Syawal Tidak Berurutan & Tata Cara Puasa Syawal Agar Tetap Dapat Keutamaan

Melaksanakan puasa sunnah di Bulan Syawal memiliki keutamaan sama dengan berpuasa selama setahun

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi - Puasa syawal keutamaan dan waktunya 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: Barangsiapa telah berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian ia mengikuti puasanya selama enam hari lagi di bulan Syawal, maka sesungguhnya ia seperti telah berpuasa selama satu tahun penuh (HR. Muslim).

Sebagian ulama mengungkapkan penjelasan mengenai 'mengapa puasa 6 hari di bulan Syawal sama dengan berpuasa selama satu tahun?'

Hitungannya apabila menjalankan puasa Ramadan selama 30 hari kemudian dikali 10, maka jumlahnya adalah 300 hari.

Kemudian, ditambah dengan 6 hari puasa dikali 10, maka 300 ditambah dengan 60, totalnya adalah 360 hari.

Waktu diharamkan untuk berpuasa

- Dua hari raya, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

- Tiga hari tasyrik, yakni tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijah pada saat musim haji.

Ketentuan Puasa Syawal

Dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Sukabumi, ummi.ac.id, berikut ini tata cara dan ketentuan puasa Syawal:

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved