Breaking News:

FAKTA Wanita Marah Angkat Kaki dan Lempar HP saat Disuruh Putar Arah, Kini Menyesal dan Minta Maaf

Viral beredar sebuah video seorang wanita memarahi dan memaki-maki petugas di pos Penyekatan simpang JLS, Ciwandan, Kota Cilegon

Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
FAKTA Wanita Marah Angkat Kaki dan Lempar HP saat Disuruh Putar Arah, Kini Menyesal dan Minta Maaf 

Tak kenakan masker

Bahkan, UR sempat keluar dari mobil membentak melawan petugas dan memukul mobilnya.

Tak hanya itu, UR juga merasa kesal karena tak terima ditegur oleh petugas karena tak mengenakan masker.

Saat itu, petugas Dishub Kota Cilegon dan polisi menenangkan UR agar tenang dan mempersilakan kendaraannya kembali.

Akhirnya, kendaraan tersebut berhasil diputarbalikkan.

Kronologi

Viral video seorang wanita memarahi petugas di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Minggu 16 Mei 2021.

Dalam video tersebut, wanita berbaju kuning bersama seorang pria cekcok dengan seorang petugas.

Sambil menelepon perempuan tersebut terus melontarkan kata-kata dengan nada tinggi dan berteriak.

Seorang petugas Dinas Perhubungan yang mencoba menenangkan pengemudi ikut dibentaknya.

"Istigfar mbak, istigfar," ucap seorang petugas yang mencoba menenangkan pengendara.

"Masa saya harus istigfar harus bilang-bilang, haaa ya udah lu diam gua juga diam," jawab wanita tersebut.

Wanita tersebut sempat melontarkan kata yang diduga jadi pemicu keributan.

Wanita tersebut seakan tidak terima saat menegur dirinya dengan suara bernada tinggi.

"Nggak boleh kaya gitu, yang mulai duluan siapa? yang ngebentak duluan siapa?" katanya.

"Saya juga istigfar, orang ada yang meninggal malah dibentak-bentak dimana hati nurani kalian, seandainya itu ibu kalian yang meninggal bagaimana?" ucapnya.

Wanita tersebut sempat turun dari mobilnya yang memukul pintu samping mobil sambil emosi.

Dikonfirmasi melalui Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman mengatakan insiden tersebut terjadi saat petugas memberhentikan mobil yang dikendarai wanita bernama Uty Rahardja.

"Tadi ada sedikit kesalah pahaman, saat kita tanya keperluannya kemana tidak menjawab dengan jelas. Kemudian saat diminta menunjukkan identitasnya, yang bersangkutan tidak bisa menunjukannya," kata Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman saat ditemui, Minggu 16 Mei 2021.

Ali menyebutkan, Uty Rahardja emosi dan melontarkan kata-kata dengan nada tinggi kepada petugas lantaran dilarang menuju Anyer untuk bertakziah.

Disamping itu, kata dia, insiden tersebut sempat memanas karena sopir melajukan mobil hingga menabrak barier pembatas jalan.

"Mobil yang ditumpangi Uty tetap melaju dan menabrak pembatas jalan saat ditanya oleh petugas," jelasnya.

Ia menyebutkan insiden tersebut tidak berlangsung lama, petugas akhirnya meminta untuk pengemudi melakukan putar balik agar situasi aman terkendali.

"Tadi sudah kita minta putar balikkan yang bersangkutan," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wanita yang Marahi Petugas di Penyekatan ke Anyer Diamankan, Mengaku Menyesal dan Minta Maaf"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved