Breaking News:

Kasus Turun, Bupati Jarot Belum Berencana Tambah Kapasitas Ruang Isolasi Pasca Libur Lebaran

Jarot menyebut, belum terlihat peningkatan kasus corona pasca libur lebaran. Oleh sebab itu, Jarot belum berencana menambah kapasitas ruang isolasi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, Jarot Winarno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Larangan mudik lebaran akan berakhir pada Senin, 17 Mei 2021, termasuk posko penyekatan mudik lebaran yang berada di Desa Sepulut (perbatasan Sintang-Sekadau).

Bupati Sintang, Jarot Winarno belum memastikan apakah pos penyekatan bakal diperpanjang atau tidak. Namun yang pasti, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang akan melakukan rapat untuk menentukan status posko.

"Besok kami rapatkan," jelasnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 16 Mei 2021.

Hingga hari ke 10, Satgas Penaganan Covid-19 sudah melalukan pemeriksaan swab antigen terhadap 1.501 orang yang akan masuk ke Kabupaten Sintang.

Baca juga: 1.501 Orang Masuk Sintang Diswab Antigen dalam 10 Hari, 29 Orang Positif Covid-19

Hasilnya, 1. 472 orang dinyatakan negatif dan ditemukan 29 orang positif covid-19. 27 orang di antaranya langsung diisolasi di fasilitas yang disediakan Pemkab Sintang, dua di antaranya dipulangkan.

"28 ditemukan positif (data Satgas yang diterima Tribun 29 orang)," ungkapnya.

Jarot menilai, keberadaan pos penyekatan sangat penting untuk mencegah kasus impor dari luar Sintang. Sebab, selama ini satgas sudah sangat baik dalam hal penanganan maupun penyelidikan epidemiologi, namun lemah dalam mengantisipasi kasus impor.

"Apabila tidak diketahui di check point Sepulut dapat menularkan lebih banyak kasus lagi di Kota Sintang," ungkap Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang.

Kasus mingguan Covid-19 di Kabupaten Sintang mengalami penurunan. Begitu pula dengan tingkat hunian di ruang isolasi khusus RSUD Ade M Djoen Sintang.

Jarot menyebut, belum terlihat peningkatan kasus corona pasca libur lebaran. Oleh sebab itu, Jarot belum berencana menambah kapasitas ruang isolasi khusus untuk mengantisipasi lonjakan kasus pasca libur lebaran.

"Kasus mingguan terus menurun, tingkat hunian RIK juga menurun. Sesudah penambahan 14 tempat tidur di RIK minggu lalu, belum terfikirkan penambahan kapasitas RIK lagi. (Peningkatan kasus pasca libur lebaran) belum. Akan terlihat minggu depan," kata Jarot. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved