Breaking News:

Edi Rusdi Kamtono Ingin Tambah Landmark Berupa Masjid Terapung di Tepian Sungai Kapuas

Meskipun Landmark tersebut masih baru sebatas konsep, namun diharapkannya rencana pembangunan masjid terapung tersebut bisa terealisasi.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto Konsep Rencana Pembangunan Foto Masjid Terapung di Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengingatkan untuk menambah Landmark untuk mempercantik Kota Pontianak berupa masjid terapung di tepian Sungai Kapuas yang digagas Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono

Meskipun Landmark tersebut masih baru sebatas konsep, namun diharapkannya rencana pembangunan masjid terapung tersebut bisa terealisasi.

"Saya ingin ada tambahan karya arsitektur yang bisa menjadi salah satu landmark kota di tepian Sungai Kapuas berupa masjid terapung," kata Edi Rusdi Kamtono, Minggu 16 Mei 2021.

Baca juga: Kapolresta Pontianak Imbau Masyarakat Patuhi Prokes Saat Lebaran

"Masjid terapung masih berupa konsep, memang recana saya akan mewujudkan itu, karena Sungai Kapuas ini mempunyai kekuatan dan ikatan antara alam dengan manusia terutama warga yang ada di sepanjang Sungai Kapuas. Kalau ini diwujudkan tentu bisa menjadi Landmark Kota yang bisa mendekatkan dengan alam," tambahnya.

Untuk itu, Edi mengatakan, bahwa konsep masjid Terapung ini akan tetap menyatu dengan lingkungan sekitar.

Gagasan konsep pembangunan masjid di tepian sungai ini sebagai implementasi menyatu dengan lingkungan alam sehingga membuat ikatan kuat antara manusia dengan pencipta-Nya. 

Kemudian, Edi mengatakan, untuk tempat rencana pembangunan masjid terapung tersebut masih perlu dilakukan kajian lebih detail untuk menentukan titik yang tepat pada Masjid Terapung tersebut.

"Berdirinya masjid terapung membawa filosofi yang dalam, utamanya habluminannas dan habluminallah. Terutama kekuatan dan keamanan dan nanti akan ada sundialnya, jam matahari. Karena Pontianak dilewati garis khatulistiwa. Kita ingin memanfaatkan cahaya matahari dan bulan purnama bisa masuk ke celah-celah masjid yang bisa memberikan konsep suasana yang berbeda dengan yang lainnya,_ jelasnya.

Masjid terapung tersebut memiliki desain arsitektur yang menarik dan berbeda dari lainnya. Desainnya tidak terlepas dari kehidupan di sepanjang tepian Sungai Kapuas dengan keberadaan rumah-rumah tepian sungai, aktivitas kapal bandong dan lainnya. 

Baca juga: Larang Mudik Lebaran, Edi Kamtono: ASN Tambah Libur Tunda Naik Pangkat

Dinding-dinding didesain dengan celah-celah sedemikian rupa sehingga cahaya menembus di deretan saf tempat bersujud.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved