Komunitas Insan Peduli Desa Kalimas Sebar Paket Hadiah untuk Fakir Miskin
Pemuda Desa Kalimas, Dusun Cempaka, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya membentuk komunitas sosial bernama Komunitas Insan Peduli
Penulis: Jovanka Mayank Candri | Editor: Jovanka Mayank Candri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Keterbatasan ekonomi bukan menjadi hambatan untuk membantu sesama. Sekelompok pemuda Desa Kalimas, Dusun Cempaka, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya membentuk komunitas sosial bernama Komunitas Insan Peduli Desa Kalimas untuk membantu sesama.
Anggota Komunitas Insan Peduli Desa Kalimas ini rupanya bukan dari kalangan ekonomi atas. Mereka bekerja sebagai buruh bangunan, petani, karyawan toko, Satpam, montir, siswa dan mahasiswa.
Pegiat Komunitas Insan Peduli Kalimas Dusun Cempaka Sy Kurniawan menyatakan, anggota Komunitas Insan Peduli Desa Kalimas ini tergerak untuk berbagi kepada saudara-saudaranya yang membutuhkan.
“Pemuda-pemuda ini bersepakat untuk bergerak berjamaah. Mereka bersepakat membentuk komunitas yang mereka namakan Insan Peduli. Mulainya komunitas ini bergerak pada 9 Januari 2021 dengan 10 paket Sembako berupa beras, minyak, telur, mi instan dan gula pasir,” jelas Sy Kurniawan kepada Tribunpontianak.co.id, Senin 10 Mei 2021.
Dijelaskan Wawan, sapaan akrabnya, 10 paket Sembako ini hasil urunan anggota komunitas Insan Peduli dari penghasilan mereka.
“Sehingga tak heran jika program diawal yang kami lakukan tidak banyak paket hadiah yang didapat. Atas izin Allah SWT, Insya Allah dengan kesungguhan hati, dengan niat hanya berharap ridho Allah SWT, banyak hamba-hamba Allah SWT baik mempercayakan amanah dalam bentuk rezeki mereka kapada Insan Peduli. Setiap bulannya, paket hadiah semakin meningkat jumlahnya,” kata Wawan.
Terakhir yakni pada Minggu 9 Mei 2021, komunitas Insan Peduli membagikan 67 paket. Paket diberikan kepada siapa pun yang berhak seperti yatim piatu, fakir miskin, duafa, janda miskin dan muallaf.
“Ada satu hadist Rasulullah Muhammad SAW yang menyarankan agar bersedekah, berbagi kepada orang-orang terdekat kita yang didahulukan dan para tetangga. Saudara-saudara di sekitaran domisili kami adalah orang-orang terdekat kami,” jelas pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.
“Jika ke depan progam berbagi hadiah ini jumlahnya semkin banyak, maka kami akan membagikannya kepada saudara-sauda kami yang tidak sedomisi dengan kami di desa dan kampung kampung yang lain. Kami sangat berharap apa yang kami lakukan ini dapat meringankan beban ekonomi, dapat menyenangkan, membesarkan hati dan harapan mereka,” lanjutnya.
Komunitas Insan Peduli, jelas Sy Kurniawan, juga membuka diri untuk dapat bersinergi dengan siapapun yang memiliki sama seperti pihaknya baik secara personal, lembaga pemerintah maupun non pemerintah.
“Mungkin ada pertanyaan kenapa program ini memakai nama paket hadiah bukan sedekah? Kami punya pemikiran bahwa pada dasarnya dihati dan sanubari yang paling dalam saudara-saudara kita yang memang pantas mendapat sedekah pada dasarnya tak nyaman menerima sedekah. Jika hadiah, tentunya hati dan perasaan mereka nyaman dan tidak merasa direndahkan harga dirinya,” tegasnya.
Wawan beraharap, apa yang dilakukan kelompok pemuda di Desa Kalimas, Dusun Cempaka, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya ini dapat bermanfaat dan menjadi contoh bagi pemuda lainnya di Kalbar.
“Semoga Insan Peduli istiqomah dan bisa menjadi hamba Allah SWT yang bermafaat bagi siapapun. Pada bulan suci Ramadan, kami juga mmbuat program berbagi takjil dalam bentuk nasi yang didistribusikan setiap Jumat sebanyak 300 kotak. Ini amanah dari hamba Allah SWT yang berdomisili di Kota Pontianak,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/insan-peduli.jpg)