Breaking News:

Tinjau Posko Penyekatan di Sepulut, Jarot: Siapa Pun Boleh Masuk Sintang Asal Negatif

Jarot menegaskan, siapa pun boleh masuk dan beraktivitas di Kabupaten Sintang, asalkan hasil swab rapid antigennya negatif.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau Posko Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Sabtu malam 8 Mei 2021. Kedatangan Jarot untuk memberikan suport dan semangat kepada para petugas Satgas covid-19 di posko, dan juga melihat kondisi proses pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk ke wilayah Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau Posko Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Sabtu malam 8 Mei 2021. Kedatangan Jarot ini untuk memberikan suport dan semangat kepada para petugas Satgas covid-19 di posko, dan juga melihat kondisi proses pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk ke wilayah Sintang.

Keberadaan Pos penyekatan dinilai Jarot sangat penting untuk pencegahan kasus corona impor dari luar Sintang, seperti dari Pontianak.

“Berdasarkan teori, selama di Pontianak belum selesai, Sintang juga tidak akan selesai, begitu juga kalau di Jakarta belum selesai Pontianak juga tidak akan selesai. Karena konektivitas antara Sintang, Pontianak dan Jakarta sangat erat,” kata Jarot, Minggu 9 Mei 2021.

Jarot menegaskan, siapa pun boleh masuk dan beraktivitas di Kabupaten Sintang, asalkan hasil swab rapid antigennya negatif.

Baca juga: Hari Ketiga Penyekatan di Sintang, 439 Orang Diswab Antigen, 7 Pelaku Perjalanan Positif Diisolasi

“Siapa pun boleh masuk sintang, mau beraktivitas boleh, mau jenguk orangtua dan bisnis boleh, mau mencari nafkah boleh, yang penting satu saja, rapid antigennya negatif dia. Berlaku 3 hari, kalau sudah ada surat keterangan dari tempat lain, kita lepaskan saja. Kalau belum ada kita tes di sini gratis. Kita jaga sintang dari orang yang positif corona masuk sintang,” tegas Jarot.

Posko Covid-19 di Desa Sepulut beroperasi hingga 17 Mei mendatang. Namun, Jarot berkinginan posko ini akan terus diaktifkan keberaadaanya hingga kasus covid-19 di Sinatang mereda.

“Saya berkeinginan terus kita jaga sampai kasus di sintang reda. Kalau tidak buka lagi, banyak nanti yang dari Pontianak, kita tidak tahu dia positif. Ini hari ketiga sudah dapat 7 orang positif. Jadi lebih strategis menjaga di pintu masuk sintang,” ungkap Jarot.

Hingga hari ketiga dioperasinya posko covid-19 ini, sudah 7 kasus positif covid-19 yang di temukan berdasarkan hasil test swab rapid antigen. Semua pelaku perjalanan yang positif itu sudah menjalani karantina di tempat yang disiapkan Pemkab Sintang. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved