Breaking News:

Tim Kemenko Polhukam RI Apresiasi Kinerja Pemda Bengkayang Bangun PLBN Jagoi Babang

Pada diskusi yang disampaikan sebelum meninjau PLBN Jagoi Babang, Titik Nol dan Jalan Tikus di perbatasan, Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tat

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim Kemenko Polhukam RI dipimpin Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Yasid Sulistya, S.Sos.,M.Si bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis meninjau Pembangunan PLBN Jagoi Babang, Titik Nol Perbatasan RI-Malaysia, dan Jalan Tikus di daerah perbatasan di Kecamatan Jagoi Babang. Sabtu 8 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Tim Kemenko Polhukam RI dipimpin langsung Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Yasid Sulistya menyebut, PLBN Jagoi Babang menjadi salah satu pintu masuk Negara memiliki potensi yang strategis untuk pengembangan ekonomi daerah, Sabtu 8 Mei 2021.

Brigjen TNI Yasid Sulistya menyampaikan bahwa Pos Lintas Batas Jagoi Babang dapat menjaga akses stabilitas pusat-pusat perkotaan lainnya dan titik awal atau cikal bakal pembangunan kota mandiri di daerah perbatasan terkhusus di Kabupaten Bengkayang.

"PLBN Jagoi Babang dinilai berpotensi dan strategis dalam pengembangan ekonomi daerah, menjaga akses stabilitas pusat perkotaan yang lain, tempat rekreasi, titik awal pembangunan kota mandiri di perbatasan," Imbuh Brigjen TNI Yasid Sulistya.

Pada diskusi yang disampaikan sebelum meninjau PLBN Jagoi Babang, Titik Nol dan Jalan Tikus di perbatasan, Asdep Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan ini menanyakan terkait pembangunan PLBN Antara lain Progres pembangunan PLBN Jagoi Babang, Estimasi waktu pembongkaran bangunan lama, Tata Ruang Bangunan, Pasokan Listrik, Penyelesaian tanah-tanah warga yang masuk wilayah pembangunan PLBN dan lain-lain.

Baca juga: Bupati Darwis Bersama Tim Kemenko Polhukam Monitoring PLBN Jagoi Babang

Terkait tanah-tanah warga yang masuk wilayah pengembangan PLBN, pihak pengembang bersama BPN berkerjasama dan Pemda Bengkayang segera menyelesaikan, sebab masih sekitar 20 Hektare (Ha) lahan warga setempat untuk dilakukan proses pembangunan, mengingat tak ada waktu lagi untuk negoisasi.

"Bisa saja Pemerintah melalui Pengadilan memanfaatkan dan mengganti rugi lahan warga sesuai standar, namun sebaiknya para pemilik lahan diajak menyelesaikannya dengan baik-baik," Terangnya.

Kemudian, Brigjen TNI Yasid Sulistya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Pemda Bengkayang dalam membangun PLBN Jagoi Babang. Menurutnya, pengelolaan di daerah perbatasan tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harusnya ada sinergitas antara Pemerintah Pusat dengan Pemda setempat.

Selain meninjau lokasi PLBN Jagoi Babang, kunjungan Tim Kemenko Polhukam bersama Bupati Bengkayang juga meninjau secara langsung titik nol perbatasan RI-Malaysia dan melihat salah satu Jalan Tikus yang biasa digunakan warga setempat untuk keluar masuk daerah perbatasan. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved