Breaking News:

Legislator Pontianak Minta Satgas COVID 19 Pontianak dan Kalbar Lakukan Evaluasi Larangan Mudik

Dirinya juga mendorong satgas COVID 19 Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar untuk memaparkan hasil eveluasi tentang efektivitas penyeketan larangan mudi

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak, Yuli Armansyah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak Yuli Armansyah mendorong seluruh anggota Satgas Covid 19 Kota Pontianak maupun Provinsi Kalbar untuk menutup seluruh akses dari dan menuju ke Pontianak.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari implementasi dari kebijakan Pemerintah Pusat yang mulai memberlakukan larangan mudik sejak, Sejak Kamis 6 Mei 2021 lalu.

"Kalau ingin serius tutup juga akses bagi pelintas yang ingin mudik dari Kubu Raya ke Pontianak, bukan hanya satu di kawasan Batu Layang," ujarnya Sabtu, 8 Mei 2021.

Baca juga: Terapkan Larangan Mudik, Penyekatan Posko Cek Poin di Singkawang Berlangsung 24 Jam

Jika berdasarkan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 yang berisi tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah, di dalamnya terdapat intruksi pemerintah untuk memperketat mekanisme perjalanan transportasi pada saat musim mudik 2021.

Menurutnya, Didasari edaran tersebut pemerintah di daerah tentu juga harus mengawasi operasional transportasi penumpang dan barang yang akan masuk dan keluar dari Pontianak.

"Jika serius, tentu posko-posko penyeketan mudik jelang Idul Fitri harus diperketat. bukan hanya terkonsentrasi pada satu titik saja. Tapi titik lain yang mungkin jadi alternatif digunakan pemudik," ujarnya.

Dirinya juga mendorong satgas COVID 19 Kota Pontianak dan Provinsi Kalbar untuk memaparkan hasil eveluasi tentang efektivitas penyeketan larangan mudik yang sudah berjalan dua hari belakangan.

"Semua pihak dan element masyarakat idelanya harus all out untuk menekan penularan covid 19 yang beberapa hari terakhir kembali bertambah," ujarnya.

"Kami juga mengharapkan para aparat pemerintah dan keamanan punya kesiapan yang baik dalam menjalankan instruksi larangan mudik, baik dari sarana prasarana, personel, dan cara petugas bertindak di lapangan," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved