Breaking News:

Penyekatan di Posko Cek Poin Singkawang, Adi Haryadi : Kami Indikasikan Uji Petik

Penyekatan tersebut dilaksanakan di tiga pintu perbatasan kota Singkawang dengan Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Mempawah, yaitu

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Adi Haryadi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Penyekatan sebagai tindakan nyata dari penerapan aturan larangan mudik menyambut Idul Fitri 1442 Hijriah telah diberlakukan di Kota Singkawang

Dimulai pada Kamis 6 Mei 2021 kemarin dan akan berlangsung hingga Senin 17 Mei 2021 mendatang.

Penyekatan tersebut dilaksanakan di tiga pintu perbatasan kota Singkawang dengan Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Mempawah, yaitu di pintu perbatasan Pasir Panjang, Bagag Sahwa Bengkayang dan Sungai Naram Singkawang Utara.

Pada pelaksanaannya, petugas yang sudah bersiaga di Posko Cek Poin akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada para pengendara yang hendak melintasi posko cek poin tersebut.

Baca juga: Kapolres Singkawang Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Modus Catut Nama Pejabat Polri

Apabila suhu tubuh pengendara tersebut lebih dari 37,3 derajat celcius, petugas kesehatan yang sudah berada di posko cek poin akan melakukan rapid antigen kepada pengendara tersebut.

Jika terbukti positif Covid-19, pengendara dengan KTP Kota Singkawang akan diarahkan untuk isolasi, namun jika merupakan warga Kota Singkawang, petugas akan mengarahkan pengendara untuk balik arah.

Arahan untuk balik arah ini pula diberikan kepada para pengendara yang dicurigai hendak melakukan aktivitas mudik.

Berdasarkan penjelasan dari Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Singkawang, Adi Haryadi. Pengendara yang dicurigai sebagai pemudik, memiliki indikasi membawa banyak barang serta berjumlah ramai.

"Kami indikasikan uji petik, apabila mereka dianggap membawa banyak barang-barang dan juga ramai orangnya, itu yang akan kami periksa secara acak," jelas Adi kepada wartawan, Jumat 7 Mei 2021.

Para pengendara yang terindikasi mudik ini, ia katakan, akan diminta untuk balik arah dan tidak diperkenankan melintas ataupun melalui posko cek poin.

Selain itu, pada pergelaran penyekatan di posko cek poin di hari pertama kemarin, Adi katakan belum mendapati satu pengendara pun yang terindikasi mudik.

Pada pemeriksaan suhu tubuh pun, ia katakan, belum menemukan pengendara dengan suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved