Breaking News:

Hukum Keramas Saat berpuasa, Batal atau Tidak ?

Ketika mandi saat berpuasa, tentu satu diantara yang dilakukan ialah berkeramas atau mencuci rambut.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
NET/ISTIMEWA
BACAAN Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadhan Bhs Latin & Arab, Tata Cara Mandi Wajib dan Shalat Taubat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketika mandi saat berpuasa, tentu satu diantara yang dilakukan ialah berkeramas atau mencuci rambut.

Namun, sejumlah opini mengatakan boleh dan tidaknya keramas saat berpuasa. Lalu apa yang harus dilakukan? Berikut penjelasannya.

Tribunners :

Ustadz, apakah boleh keramas saat berpuasa? Ada yang mengatakan boleh, ada juga yang bilang tidak boleh. Lalu bagaimana ustaz?

Dinia
08576453××××

Baca juga: DOA RAMADHAN Hari ke 25, Doa Puasa Ramadhan ke 26 27 28 29 dan 30

Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto : 
Cuaca panas, membuat sebagian muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa ingin 'ngadem'. Banyak cara yang dilakukan, ada yang ngadem diruangan AC, mandi keramas, bahkan berendam di kolam atau sungai. 

Mandi dengan berendam serta membasahi kepala (keramas) tidak menjadi perbuatan yang membatalkan puasa alias diperbolehkan.

Sahabat Anas bin Malik berkata "Inna lii abzana ataqahama fiihi wa anna shaimun" artinya Bagiku ada kolam dan berendam aku, sedangkan aku orang yang berpuasa". (HR. Bukhari). 

Di dalam hadits yang sama sahabat Abdullah bin Umar meletakkan pakaian basah di kepalanya, padahal saat itu Ibnu Umar sedang berpuasa.

Dari penjelasan itu, secara tegas bahwa mandi keramas disaat berpuasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved