Breaking News:

Cegah Masyarakat Mudik, Polda Kalbar Aktifkan 36 Titik Penyekatan dan Kerahkan 883 Personel Gabungan

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menyampaikan, Untuk mengawasi pelaksanaan larangan mudik di jalur darat dan air, pihaknya mengera

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana Penyekatan di sejumlah daerah di Kalimantan Barat oleh petugas gabungan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Menindaklanjuti larangan mudik pada hari raya idul Fitri 1442 hijriah tahun 2021 Masehi, Polda Kalimantan Barat membuat 36 titik penyekatan diseluruh wilayah Kalimantan Barat.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menyampaikan, Untuk mengawasi pelaksanaan larangan mudik di jalur darat dan air, pihaknya mengerahkan sebanyak 883 personel gabungan dan 33 titik pos pengamanan dan 3 titik Dermaga Penyebrangan yang tersebar di seluruh Kabupaten di Kalimantan Barat, Kamis 6 Mei 2021.

Pada titik penyekatan mudik 2021, Donny menjelaskan tim gabungan akan melakukan pemeriksaan dokumen dan surat bebas Covid-19 bagi pelaku perjalanan yang tetap akan bepergian ke luar kota di masa larangan mudik.

Baca juga: Pelarangan Mudik Mulai Diberlakukan, Bandara Internasional Supadio Pontianak Sepi Aktivitas

Hal tersebut Sesuai dengan Pasal 2 Permenhub RI No Pm 13 Tahun 2021 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Kriteria kendaraan atau orang yang diperbolehkan melintas yakni kendaraan Ambulance, Pemadam kebakaran, Ekspedisi sembako, orang yang mempunyai surat tugas dinas, orang yang sudah dilengkapi surat hasil Swab atau Antigen dan masyarakat yang mempunyai keperluan mendesak,"ujar Donny.

Kemudian, kriteria kendaraan atau orang yang tidak diperbolehkan melintas yakni Kendaraan bermotor umum dengan jenis bis dan mobil penumpang dan kendaraan motor perseorangan dengan jenis mobil penumpang mobil bis dan sepeda motor.

“Petugas akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang masih nekat meninggalkan domisili masing-masing menuju luar daerah atau provinsi dan warga yang menggunakan transportasi umum termasuk travel gelap akan dipulangkan oleh petugas ke rumah masing-masing,” tutup Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved