Breaking News:

Khazanah Islam

Sejarah Hajar Aswad, Pernak-pernik Surga yang Dibawa Malaikat Jibril ke Bumi untuk Nabi Adam AS

Kapan Hajar Aswad diturunkan dari surga ke bumi? Siapa yang saat itu menerima Hajar Aswad? Apa warha asli hajar aswad?

Twitter @ReasahAlharmain
Hajar Aswad. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam yang terletak di Ka'bah.

Letak Hajar Aswad adalah di sudut tenggara Ka'bah dan menjadi titik awal-akhir saat seseorang menjalankan tawaf.

Hajar Aswad adalah salah satu situs suci Islam yang paling dilihat, disentuh, dan dicium.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, Hajar Aswad adalah satu di antara barang, pernak-pernik surga yang ada di bumi.

"Haditsnya sohih. Bahwa batu Hajar Aswad dulunya putih," kata UAS dalam satu ceramahnya. 

Baca juga: Doa Puasa Ramadhan ke 23, Doa Puasa ke 23 Lengkap dengan Latin Arab Serta Artinya

Ustadz Abdul Somad mengatakan, Hajar Aswad adalah batu yang berasal dari surga.

Hajar Aswad diturunkan Allah SWT melalui malaikat JIbril setelah Nabi Adam as rindu dengan surga.

"Nabi Adam as sudah turun ke bumi, lalu rindu dengan surga. Maka dibawalah Hajar Aswad oleh malaikat Jibril," jelas UAS.

Ustadz Abdul Somad menyatakan, asalinya hajar aswad adalah batu berwarna putih.

Tapi karena dipegang oleh orang-orang berdosa, menempel dosanya di batu sehingga menjadi hitam. 

Baca juga: Ramadan dan Bangun Jaring Pengaman Sosial Mandiri Atasi Krisis Pandemi

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved