Breaking News:

Polisi Siap Pidanakan Pemudik jika Nekat Mudik dengan Palsukan Dokumen

Kepolisian siap menindak tegas warga yang memalsukan dokumen atau surat keterangan palsu untuk mudik

YOUTUBE TRIBUN PONTIANAK
Ilustrasi mudik lebaran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepolisian siap menindak tegas warga yang memalsukan dokumen atau surat keterangan palsu untuk mudik.

Kepolisian siap mempidanakan pemudik yang nekat memalsukan dokumen tersebut.

Hal itu ditegaskan, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono.

Ia menyatakan, pihaknya, akan menindak tegas masyarakat yang membuat untuk bisa lolos pulang kampung pada masa larangan mudik Lebaran yang berlaku 6-17 Mei 2021.

"Kami nanti akan cek (dokumennya). Pidana kalau ada dokumen palsu," ujar Istiono di Mapolda Metro Jaya, Rabu 5 Mei 2021.

Baca juga: TERBARU, Aturan Larangan Mudik yang Harus Diperhatikan Secara Rinci Mulai 6 Mei 2021

Istiono menyampaikan, Korlantas Polri menambah 48 lokasi penyekatan guna mengantisipasi meningkatnya kendaraan yang mudik Lebaran.

Dengan adanya penambahan itu, kini total ada 381 pos penyekatan dari yang sebelumnya 333 titik.

"Kami buat titik penyekatan untuk langkah-langkah antisipasi ini sebanyak 381 titik penyekatan, kemarin ada revisi pertama ada 333 lokasi," kata Istiono.

Istiono menuturkan, pos penyekatan itu ditambah di daerah Sumatera hinga Bali.

Penyekatan terhadap pengendara yang ingin mudik akan diberlakukan mulai Kamis 6 Mei 2021 besok.

Halaman
123
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved